KLIKJATIM.Com | Situbondo - Satreskrim Polres Situbondo berhasil mengungkap kasus penculikan anak yang dilakukan seorang pengasuh bayi (baby sitter). Pelaku adalah Anita (38), warga asal Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.
Pelaku melarikan anak majikannya yang masih berusia 18 bulan. Namun aksi pelaku terekam CCTV (closed circuit television) di rumah korban. Hal ini disampaikan ibu korban Azaria Saraswati saat melaporkan ke Polres Situbondo.
Baca juga: Belasan Anggota TNI Latihan Gunakan Truk Damkar dan Simulasi Penanganan Kebakaran di Jember
“Awalnya saya tidak menyangka Anita menculik anak, namun setelah melihat rekaman CCTV, dengan jelas Anita membawa anak saya keluar rumah pada malam hari,” ujar Azaria Saraswati Dewi, Minggu (26/12/2021).
Menurut dia, begitu mengetahui anaknya diculik baby sitter yang belum genap satu bulan bekerja, dia langsung melaporkan kasus penculikan itu ke Polres Situbondo.
“Dia belum satu bulan genap menjadi baby sitter, namun dia tega menculik anak saya yang masih berusia 18 bulan,” bebernya.
Azaria menegaskan, terungkapnya Anita menculik anaknya itu, berawal saat dirinya mendapati anaknya tidak ada di kamar rumahnya. Mendapati itu, dirinya menghubungi ponsel Anita, namun ponsel baby sitternya itu tidak aktif.
“Karena curiga, saya langsung melihat rekaman CCTV, dan ternyata dia membawa kabur anak saya,” pungkasnya.
Baca juga: Harga Sparepart Motor di Jember Naik 30 Persen, Pelemahan Rupiah Jadi Pemicu
Kasubag Humas Polres Situbondo. Iptu Sutrisno, membenarkan penangkapan yang diduga pelalu penculikan anak tersebut.
Menurutnya, pada sekitar pukul 21.30 WIB, pihak SPKT menerima laporan masyarakat yang anaknya berusia 18 bulan dibawa kabur oleh pengasuhnya atau baby sisternya.
Mantan Kasiwas Polres Situbondo menerangkan, sebelum kabur, dalam aksinya pelaku terekam CCTV sembari menggendong anak korban.
Baca juga: Kurir Ekspedisi di Jember Dibunuh Teman, Dipicu Dendam Masa Kecil
"Tahu baby sisternya tidak ada, orangtua balita berusaha mengubungi teleponnya. Akan tetapi tidak aktif, khawatir jauh akhirnya orangtuanya melaporkan ke Polres," kata Iptu Sutrisno.
Namun, setelah itu sekitar pukul 22.35 WIB, anggota Samapta mendapat laporan masyarakat yang telah mengamankan seorang perempuan yang mencurigakan di pinggir jalan raya.
"Pelaku langsung diamankan ke Polres, bahkan saat dipertemukan dengan pelapor membenarkan kalau perempuan itu beby sisternya," jelasnya. (ris)
Editor : Abdus Syukur