Manfaatkan Barang Bekas, Pelajar SMPN 2 Gresik Gelar Busana Fashion Show

klikjatim.com
Siswa UPT SMPN 2 Gresik mengikuti Fashion Show dengan kostum yang berbahan bekas. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Meski di tengah pandemi Covid-19, tapi kreatifitas para siswa di sekolah tetap muncul. Salah satunya para siswa SMPN 2 Gresik yang telah ‘menyulap’ bahan bekas atau sampah menjadi busana fashion show. 

Busana hasil karya para siswa tersebut pun dipamerkan melalui gelaran Fashion Show (peragaan busana, red), Rabu (22/12/2021). Dalam penampilan ini, para model yang merupakan pelajar di sekolah setempat telah berpasangan antara cowok - cewek.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Satu per satu bergantian berjalan di teras depan kelas dengan disaksikan langsung oleh para guru dan siswa lainnya. Motif busana yang dikenakannya beragam. Mulai dari motif burung cendrawasih sampai motif dayak. 

“Total ada 24 pasang siswa-siswi yang peragakan busana,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 2 Gresik, Beri Avita Prasetya, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, kegiatan Fashion Show juga dalam rangka persiapan sekolah menjadi sekolah adiwiyata mandiri. “UPT SMPN 2 Gresik gelar kegiatan Fashion Show dengan memakai busana barang bekas dan daur ulang. Hal ini mengajarkan kepada siswa agar memanfaatkan barang bekas, mengurangi sampah plastik serta membudayakan siswa mencintai lingkungan,” bebernya. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Kepala Sekolah termuda di Kabupaten Gresik ini menjelaskan, gelaran Fashion Show ini melibatkan peserta didik dari beberapa kelas. Mulai kelas VII sampai XI. 

“Setiap kelas mengirimkan perwakilan dua siswa,” ucapnya. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Lalu, bagaimana dengan pencarian barang bekas sampah itu? Menurutnya, proses pengumpulan barang bekas sampah di sekolah tersebut sudah dilakukan sejak awal masa pandemi Covid-19 tahun 2020.

“Kami kumpulkan di gudang sampah sekolah. Yang semuanya mayoritas plastik,” tambah Bery.  Antara lainnya botol, plastik, kertas dan aneka bekas sak semen. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru