KLIKJATIM.Com | Gresik — Meski di tengah pandemi Covid-19, tapi kreatifitas para siswa di sekolah tetap muncul. Salah satunya para siswa SMPN 2 Gresik yang telah ‘menyulap’ bahan bekas atau sampah menjadi busana fashion show.
Busana hasil karya para siswa tersebut pun dipamerkan melalui gelaran Fashion Show (peragaan busana, red), Rabu (22/12/2021). Dalam penampilan ini, para model yang merupakan pelajar di sekolah setempat telah berpasangan antara cowok - cewek.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Satu per satu bergantian berjalan di teras depan kelas dengan disaksikan langsung oleh para guru dan siswa lainnya. Motif busana yang dikenakannya beragam. Mulai dari motif burung cendrawasih sampai motif dayak.
“Total ada 24 pasang siswa-siswi yang peragakan busana,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 2 Gresik, Beri Avita Prasetya, Rabu (22/12/2021).
Menurutnya, kegiatan Fashion Show juga dalam rangka persiapan sekolah menjadi sekolah adiwiyata mandiri. “UPT SMPN 2 Gresik gelar kegiatan Fashion Show dengan memakai busana barang bekas dan daur ulang. Hal ini mengajarkan kepada siswa agar memanfaatkan barang bekas, mengurangi sampah plastik serta membudayakan siswa mencintai lingkungan,” bebernya.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Kepala Sekolah termuda di Kabupaten Gresik ini menjelaskan, gelaran Fashion Show ini melibatkan peserta didik dari beberapa kelas. Mulai kelas VII sampai XI.
“Setiap kelas mengirimkan perwakilan dua siswa,” ucapnya.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Lalu, bagaimana dengan pencarian barang bekas sampah itu? Menurutnya, proses pengumpulan barang bekas sampah di sekolah tersebut sudah dilakukan sejak awal masa pandemi Covid-19 tahun 2020.
“Kami kumpulkan di gudang sampah sekolah. Yang semuanya mayoritas plastik,” tambah Bery. Antara lainnya botol, plastik, kertas dan aneka bekas sak semen. (nul)
Editor : Redaksi