KLIKJATIM.Com | Gresik — Kasus aktif covid-19 di Kabupaten Gresik per tanggal 19-Desember hanya lima orang, hal ini tidak ada penambahan alias sama dengan catatan yang dirilis satgas Jatim pada 18-Desember.
Hal ini menunjukkan resiko keterpaparan di Kabupaten Gresik rendah, sebagaimana status yang ditetapkan satgas provinsi Jatim dimana sebelumnya beresiko sedang.
Walaupun begitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman tidak membenarkan bila masyarakat abai terhadap protokol kesehatan.
Ia mengingatkan, dalam momen perayaan natal dan tahun baru ada beberapa ketentuan yang harus ditaati masyarakat Gresik.
Diantaranya menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) .
"Selain itu dari satgas di semua level dari Kabupaten sampai RT melakukan 3T (testing, tracing, treatment)," tutur Washil.
Masyarakat pun diharuskan mempertimbangkan faktor ventilasi, udara, durasi, dan jarak interaksi untuk mengurangi risiko penularan dalam beraktivitas.
"Kegiatan masyarakat juga dibatasi, termasuk, seni budaya dan olahraga dan membatasi kegiatan yang bukan perayaan Natal dan tahun baru," kata Washil. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar