Angin Kencang Hajar Wilayah Jember, Seorang Warga Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

klikjatim.com
Pohon tumbang akibat angin kencang

KLIKJATIM.Com I Jember - Bencana angin kencang di tujuh lokasi masuk Kabupaten Jember, Sabtu (18/12/2021) sore menelan korban jiwa. Seorang warga tewas dan puluhan rumah rusak ringan maupun berat.

“Angin kencang terjadi di beberapa lokasi yang menyebabkan banyak pohon tumbang hingga menimpa rumah warga dan satu orang meninggal dunia karena tertimpa pohon di Kecamatan Puger,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo, Minggu (19/12/2021).

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Warga yang tertimpa pohon akibat angin kencang tersebut dinyatakan meninggal dunia saat di Puskesmas Kasiyan Puger, setelah tim BPBD Jember bersama warga membawa korban ke Puskesmas terdekat.

Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) PB Jember tercatat tujuh lokasi yang diterjang angin puting beliung yang tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Gumukmas, Puger, dan Umbulsari, namun petugas masih terus memperbarui pendataan berdasarkan laporan masyarakat dan relawan yang turun ke lokasi.

“Puluhan pohon tumbang di tiga kecamatan tersebut, bahkan beberapa pohon tersebut berukuran besar dan di Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger ada pohon yang tumbang berdiameter 1 meter yang menutup jalan,” jelasnya.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Puluhan pohon tumbang tersebut sebagian menimpa rumah warga, sehingga terdapat empat rumah warga rusak ringan dan satu rumah rusak sedang, serta pohon tumbang yang melintang di jalan mengganggu akses arus lalu lintas di jalan setempat.

Ia berharap agar masyarakat di Kabupaten Jember lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan meneruskan ke dinas-dinas terkait untuk pemangkasan pohon yang dianggap membahayakan pengguna jalan atau masyarakat.Sementara Bobby Arisandi Camat Gumukmas mengatakan puluhan pohon dan sebanyak 42 rumah yang tersebar di tiga desa yakni Desa Bagorejo, Tembokrejo, dan Karangrejo di Kecamatan Gumukmas terdampak angin kencang.

“Rumah tersebut rusak akibat tertimpa pohon yang roboh diterjang angin kencang, namun ada rumah yang hanya gentengnya tersapu angin,” imbuhnya.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah wilayah terdampak angin kencang, sehingga menjadi kendala petugas saat melakukan penanganan bencana pada Sabtu (18/12/2021) malam. (*)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru