UPDATE Semeru : Senin Malam Muntahkan Lava Pijar, Selasa Pagi Terjadi Guguran Awan Panas

klikjatim.com
Lava pijar terlihat dari kawah Gunung Semeru pada Senin (6/12/2021) malam

KLIKJATIM.Com | Lumajang - Aktifitas vulakanologi Gububg Semeru  hingga Selasa (7/12/2021) masih terjadi. Pada Senin (6/12/2021) terlihat lava pijar turun dari kawah. Sementara pada Selasa pagi terlihat Awan Panas Guguran (APG) masih terjadi.

[irp]

Baca juga: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Kemnaker Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Pantauan di lapangan, guguran awan panas ini muncul sekira pukul 05.55 WIB. Jarak luncurnya diperkirakan 2 kilometer dari pusat kawah.

Warga desa Sumber Mujurpun bergegas keluar dari rumah saat awan panas kembali menampakkan dirinya.

“Warga waspada. Kalau ada imbauan dari pemerintah untuk ngungsi, kami juga akan ngungsi,” jelas Purwoyanto, warga desa Sumbermujur.

Warga menambahkan, kepanikan yang terjadi saat ini karena kondisi Semeru tidak seperti tahun kemarin. Lebih parah hingga menyebabkan banyak korban. Seperti di Kampung Renteng yang rata dengan abu.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima 152 Murid ADEM Papua Bersekolah di Jawa Timur

Guguran lava pijar terlihat dari puncak Gunung Semeru pada Senin (6/12/2021) malam. Warga pun sempat panik.

Guguran lava ini meluncur dari puncak Gunung Semeru. Terlihat jelas dari dusun Wonorenggo, Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro. Selain itu warga sekitar juga dapat melihat jelas lava pijar tersebut.

“Sekarang pukul 20.02 WIB terpantau masih landai. Jadi teman-teman tidak usah panik, karena di puncak terlihat warna merah,” jelas petugas pos pengamatan Gunung Semeru.

Baca juga: Sekdaprov Jatim Raih Gelar Doktor UI, Tawarkan Model PKH Produktif-Inklusif untuk Transformasi Perlindungan Sosial Indon

“Lebih parah dari tahun kemarin. Tahun kemarin kan lewat jalannya (jalur lahar, red), nah inikan sudah nggak, ke desa-desa,” tambahnya.

Sekadar informasi, semalam Semeru juga keluarkan lava pijar. Namun pusat pengamat Semeru menyebut kondisi gunung tertingi di Pulau Jawa ini landai. (ris)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru