Warga dengan Rumah Terdampak Akan Terima Uang Tunggu, Perbulannya Rp500 Ribu

klikjatim.com
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (dua dari kiri) bersama Menko PMK Muhadjir Effendy (tiga dari kiri) melakukan peninjauan korban terdampak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Istimewa-Komunikas

KLIKJATIM.Com | Lumajang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara paralel akan mempersiapkan penanganan pasca bencana bagi warga yang terdampak. Hal ini dilakukan seiring dengan penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru yang sedang berjalan.

[irp]

Bahkan, BNPB juga akan memberikan dana tunggu kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat tertimbun abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam rapat koordinasi tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru di Kantor Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021) kemarin. "Kami akan membangun kembali rumah warga yang rusak. Selagi menunggu dibangun, kami akan berikan dana tunggu kepada mereka yang terdampak untuk menyewa rumah sementara selama 6 bulan," jelas Suharyanto seperti dikutip kominfo.jatimprov.go.id.

Pihaknya berharap selama 6 bulan itu rumah warga yang terdampak sudah dapat terbangun kembali di lokasi yang lebih aman. Saat ini rencana pembangunan menunggu perizinan untuk penggunaan lahan dari pemerintah daerah. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"BNPB bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Dinas PUPR akan terus mengawal perizinan tersebut," tambahnya. 

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah mengungkapkan, setiap KK yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak dapat ditinggali kembali akan mendapatkan dana Rp500 ribu setiap bulannya. Hal ini berlangsung selama kurun waktu 6 bulan. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Perlu diketahui hingga saat ini BNPB, BPBD, dan instansi terkait masih melakukan asesmen. Juga melakukan pendataan cepat terhadap kerusakan rumah yang timbul akibat kejadian bencana erupsi Gunung Semeru. (*/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru