Cegah Korupsi, Pelaku Usaha Diajak Berani Bersuara

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengajak para pelaku usaha berani menyuarakan kesulitan yang selama ini dialami.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

[irp]

Emil menyebut, dengan begitu, maka pelaku usaha bisa terhindar dari penyimpangan-penyimpangan atau tindak pidana korupsi. Hal itu disampaikannya saat seminar di Hotel Double Tree, Tunjungan, Surabaya Senin (29/11/2021).

"Melalui forum semacam ini, pelaku usaha bisa blak-blakan mengungkap. Bukan mengungkap korupsi, tapi mengungkapkan hal-hal yang dirasa sulit untuk dijalankan sebagai pelaku usaha," ujar Emil.

Dalam upaya menjalankan kegiatan berusaha, kata dia, ada hal-hal yang berkaitan dengan diskresi maupun aturan. Hal ini, yang kemudian menimbulkan potensi keraguan dan ketidakpastian dari pelaku usaha, salah satunya korupsi.

"Ini perlu dikupas secara blak-blakan jujur dan lugas. Tentu dalam koridor peraturan. Inilah fungsi dari terselenggaranya forum tersebut," tegasnya.

Terungkapnya kesulitan-kesulitan yang dialami pelaku usaha, lanjut Emil, bisa meyakinkan para pelaku usaha untuk menjalankan usahanya. Termasuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran aturan atau potensi korupsi.

Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas

Sementara itu, Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Edi Suryanto mengatakan, untuk mencegah pelaku usaha terjebak dalam tindak pidana korupsi, dibutuhkan penyambung atau jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha.

Peran KADIN dinilai sangat dibutuhkan untuk membantu agar tidak ada perbedaan pendapat, termasuk keamanannya. Sebab, terdapat dua aturan, pertama memberikan kesempatan untuk adil, lalu kedua melindungi SDM dan SDA.

"KADIN Jatim penilaiannya menjadi paling aktif dalam menjembatani pelaku usaha dan pemerintah. Mereka benar-benar menjadi gambaran hasil yang bermanfaat bagi birokrat dan masyarakat. Itu yang utama," ujarnya.

Jika hal itu bisa diterapkan secara baik oleh KADIN, Edi berharap, terselenggaranya forum semacam ini mampu memberikan solusi terhadap kelangsungan usaha secara nyata antara pemerintah dan pelaku usaha. "Termasuk secara bersama-sama menurunkan korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju," pesannya.(mkr) 

Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru