Gus Yani Janji Akan Tuntaskan Masalah Sampah Dan Jaringan di Pulau Bawean

klikjatim.com
Gus Yani saat memberikan penghargaan simbolis kepada ketua AKD Kecamatan Tambak Muhammad Salim (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperhatikan keseriusannya untuk Pulau Bawean. Bupati milenial itu menyebut, ada beberapa persoalan di Bawean.

[irp]

Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho

“Yaitu sampah dan sinyal. Ini menjadi problem, akan kami jadikan prioritas pemebanahan nantinya,” ungkap Gus Yani saat gelar pelatihan peningkatan Kepala Desa dan Perangkat Desa Kecamatan Tambak di salah satu hotel gresik, Sabtu malam (27/11 /2021).

Sampah memang jadi problem karena di Pulau Bawean belum ada tempat pengolahan sampah terpadu. Disamping itu, Pulau yang berjarak 81 Mil dari daratan gresik juga masih terkendala dengan sinyal telepon karena belum semua desa ada tower jaringan.

Di acara itu, Bupati juga  memberikan penghargaan piagam lunas pajak tahun 2021 secara simbolis Kepada Kepala Desa Diponggo Kecamatan Tambak Bawean Muhammad Salim.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

Camat Tambak Subhan mengatakan, berdasarkan UU No 6 tahun 2014 tentang desa dengan tujuan tujuan penyelenggaraan desa dan pemberdayaan desa maka Kecamatan Tambak melalui Asosiasi Kepala Desa (AKD).

“Yang diikuti  oleh 13 Kepala Desa, 13 Sekdes, 13 Kaur Umum dan TU serta 13 Operator Seskeudes dengan total sebanyak 52 orang peserta,” ucapnya.

“Kecamatan Tambak sudah berhasil lunas PBB dari 13 Desa sejak Akhir September,” jelasnya.

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergiliran Terjadi di Jember, PLN Klarifikasi Isu Blackout dan Kelangkaan Batu Bara

Turut hadir  Asisten I Pemkab Gresik  Abu Hassan, Kepala Dinas  PMD Gresik Malahatul Fardah dan  para Kades serta perangkat Desa se Kecamatan Tambak. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru