KLIKJATIM.Com | Gresik—Sebanyak 79 Kafilah Gresik yang mewakili Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Provinsi Jatim di Pamekasan Madura gagal meraih juara umum. Kabupaten peraih juara umum berturut-turut tiga kali ini hanya puas berada di posisi empat dengan 91 poin.
[irp]
Baca juga: Harga Sparepart Motor di Jember Naik 30 Persen, Pelemahan Rupiah Jadi Pemicu
Sebetulnya para Kafilah Gresik ini sudah mengikuti perhelatan MTQ ini secara maksimal. Namun, keberuntungan belum berpihak. Gresik terpaut 31 poin dari Lamongan sebagai Juara Umum dengan 122 poin.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus mengakui ada sejumlah evaluasi bersama. Salah satunya, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan-kecamatan harus lebih solid, kompetitif, dan lebih baik lagi.
‘’Seleksi kafilah mulai dari tingkat kecamatan nanti terus diperbaiki,’’ kata alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berbesar hati dengan menerima hasil di urutan empat. Namun, meski demikian, Bupati berusia milenial itu menganggap berada diurutan empat setelah juara tiga kali berturut-turut bakal menjadi motivasi.
Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Jember Diusut Bareskrim, Truk Tangki Disita
Bupati usia 36 tahun itu optimis dan kembali mengajak Kafilah Gresik semangat untuk menyambut 2023. “2023 nanti, kami akan bawa kembali juara umum ke Gresik. Tentunya butuh kerja keras dan istiqomah. Karena itu kami siapkan dengan matang dengan cara penjaringan dan berlatih,” ujar Alumnus Unair itu.
Perlu diketahui, Gresik sendiri sudah tiga kali juara umum berturut-turut. Yakni, pada 2013, 2015, dan 2017. Nah, pada perhelatan MTQ tahun 2023 di Pasuruan nanti, Gresik bakal mempersiapkan Kafilah dengan matang agar juara umum kembali diraih.(mkr)
Editor : Redaksi