Emil Sidak Penanganan Darurat Banjir Kali Lamong

klikjatim.com
Wagub Emil bersama Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito saat berdiskusi tentang penanggulangan darurat banjir Kali Lamong di Desa Cerme Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melakukan inspeksi mendadak di Desa Cermen Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, Senin (8/11/2021).

[irp]

Dalam kesempatan itu Wagub langsung melihat tanggul yang jebol di desa setempat. Emil bersama Forkopimda akan melakukan solusi untuk penanganan tanggul yang jebol akibat luapan Kali Lamong itu.

“Apakah langkah-langkah penanganan darurat sudah dilakukan oleh Pemkab Gresik, ternyata langkah-langkah itu sudah dilakukan,” ucapnya di lokasi, Senin (8/11/2021).

Dan diakuinya, keterbatasan alat berat untuk penanggulangan tanggul yang jebol itu. Namun pihaknya akan terus melakukan solusi itu.

“Memang ada bencana badai Lalina akhir ini, dan diperparah lagi dengan banjir akibat tanggul yang jebol. Ada 13 tanggul yang jebol di Kecamatan Benjeng dan Kedamean,” jelasnya.

Emil menegaskan, Gresik menjadi atensi dalam penanganan banjir Kali Lamong ini. Bahkan, dalam penanganan kali Lamong untuk tanggul yang jebol sudah ada Perpres 80 tahun 2019 tentang penanganan Kali Lamong.

“Anggarannya triliunan, namun pelaksanaannya bertahap. Dan saya apresiasi Gresik sudah melakukan normalisasi kali lamong sejak bulan Oktober lalu,” terangnya.

“Pemkab Gresik tidak tidur menghadapi ini. Kami siap sedia untuk bisa membantu.Yang penting meskioun belum tuntas harus lebih baik,” pungkasnya.

Diketahui, update banjir Kali Lamong di Kabupaten Gresik dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik sebagaimana berikut.

Kecamatan Balongpanggang  air sudah mulai surut. Sementara Kecamatan Benjeng juga ada sebagian daerah sudah mulai surut. Hanya di Desa Bengkelo Lor, tanggul Jebol Dusun Batokan, Lebar 15 M, tanggul jebol Dusun Boro, Lebar 8 M, JPD Bengko Lor – Gluranploso terputus selebar 8 M. Desa Munggugianti, tanggul Jebol, Lebar 10 M. Desa Bulurejo, Fasum Tergenang Makoramil, Pasar Benjeng, Pendopo Kecamatan.

Dan Kecamatan Kedamean Desa Cermen, Persawahan tergenang 73 Ha, Jalan lingkungan tergenang 10 – 50 Cm, 409 Rumah terdampak banjir, 137 Rumah di Dusun Gorekan Kidul, 55 Rumah di dusun Gorekan Lor, 127 Rumah di dusun Medeo, 90 Rumah di dusun Cermen, Fasum Tergenang : SDN Cermen, Balai desa, Masjid, Musholla. Desa Lampah, Persawahan tergenang 31 Ha. Kecamatan Menganti, Desa Gadingwatu, Persawahan tergenang 25 Ha, Desa Beton, Persawahan tergenang 30 Ha.

Kecamatan Cerme Desa Sukoanyar, Persawahan tergenang 40 Ha, dan Tambak terdampak 30 Ha. Desa Guranganyar, Sawah terdampak 40 Ha, Tambak terdampak 40 Ha, JPD tergenang 10 -15 cm, sepanjang 100 M, Perum PrismaLand tergenang 30 – 100 cm, 270 Rumah terdampak lketinggian 20 – 60 cm.  Desa Dadapkuning, Persawahan tergenang 20 Ha, Tambak terdampak 5 Ha. Desa Dungus, Jalan Poros desa tergenang 10 – 20 cm, sepanjang 150 M, Jalan lingkungan tergenang 5 -15 cm, sepanjang 50 M, 4 Rumah tergenang ketinggian 5 – 10 cm, Persawahan tergenang 20 Ha. Desa Morowudi, Jalan raya tergenang 10 - 30 cm, sepanjang 600 M, Jalan Lingkungan tergenang 5 – 10 cm, sepanjang 30 M, JPD Tergenang 5 – 20 cm, sepanjang 30 M, 10 Rumah Tergenang ketinggian 5 – 10 cm, Sawah terdamppak 50 Ha, dan Tambak terdampak 25 Ha. Desa Ngembung JPD tergenang 10 – 40 cm, sepanjang 50 M, Sawah terdampak 25 Ha dan Desa Pandu, Tambak terdampak 24 Ha.

Sedangkan untuk dapur umum Tagana Dinsos bertempat di Balai Desa Gluranploso Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik.

“Kapasitas  1000 bungkus nasi yang dibagikan ke Desa  Bengkelo Lor 250 bungkus, Desa Cermen 500 bungkus dan Desa  Gluranploso  250 bungkus,” ungkap Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru