Perempuan ini Berkedok Pembantu Ternyata Penipu Kelas Kakap

klikjatim.com
LH, pembantu rumah tangggal asal Subang, Jabar ini menguras harta majikannya senilai Rp 1 milliar

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya membekuk LH (34) karena melakukan pencurian di rumah milik juragannnya. Warga Subang, Jawa Barat (Jabar) merupakan pencuri kelas kakap antarprovinsi akhirnya terhenti di tangan polisi.

[irp]

Baca juga: Ratusan Bikers Honda Meriahkan Vario Street Nation di Malang, Usung Street Culture dan Edukasi Safety Riding

Modusnya, pelaku berpura-pura melamar pekerjaan sebagai asisten rumah tangga. Namun, niat tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksi pencurian.

Seperti yang dialami korban ATK, warga Jagir, Wonokromo. Ia mengaku kehilangan sejumlah barang berharga. ATK mencurigai asisten rumah tangganya (ART) sendiri yang melakukan aksi kriminal tersebut.

Bukan tanpa alasan, LH yang baru lima hari kerja di rumah korban itu tiba-tiba pergi tanpa pamit, Minggu (24/10). Kepergian LH juga bersamaan dengan hilangnya jam tangan rolex sub marines serta uang Rp 10 juta dalam lemari.

“Kunci lemari dan lacinya juga rusak. Dirusak oleh pelaku,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, Rabu (2/11/2021) siang.

Baca juga: Polres Jember Tangani 25 Kasus Narkoba, Jaringan Peredaran hingga Bali Terbongkar

Setelah melakukan penyelidikan dan mencocokkan data dari bukti petunjuk diperoleh keberadaan LH yang kabur di daerah asalnya, Subang, Jabar.

Pengejaran terhadap LH dilakukan anggota Unit Jatanras di bawah pimpinan AKP Agung Kurnia Putra dan Ipda Achmad Fadhil dan berhasil menemukan tersangka, Sabtu (29/10/2021) sore.

Kepada polisi, LH sempat mengelak dan tak mengakui perbuatannya. Namun ia tak berkutik saat polisi menemukan sejumlah barang berharga milik korban di dalam rumah LH.

Baca juga: Kota Surabaya Jadi Percontohan Perlinsos Digital

“Tersangka dan barang bukti kami bawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut,” lanjut alumnus Akpol 2004 tersebut.

Mirzal menyebut, LH dikenal licin dan kerap beraksi tak hanya sekali ini saja. Itu diperkuat dengan barang bukti yang ditemukan, yakni delapan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu yang digunakan LH untuk mengelabui korban. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru