Perkuat Konektivitas dengan Indonesia Timur, Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang Diresmikan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Dermaga Movable Bridge (MB) IV Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (26/10/2021).

[irp]

Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Gelorakan Semangat Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran Bangsa

Khofifah mengatakan, keberadaan dermaga ini yakni untuk memperkuat konektivitas dengan Indonesia Timur dalam rangka mendorong kegiatan ekonomi dan pariwisata.

Pelabuhan penyeberangan Ketapang, sebut Khofifah, merupakan salah satu lintasan angkutan penyeberangan yang sangat strategis di Indonesia, sebab menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali. Selain itu, juga merupakan lintasan penyeberangan komersial dengan tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

Karena itulah, Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan mengganti salah satu dermaga bea ching di Ketapang menjadi dermaga MB yang dibangun sejak 2017 hingga 2020 sebagai solusi untuk meningkatkan layanan prasarana pelayaran jarak jauh dari Jawa ke Indonesia bagian Timur.

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter

"Saat ini ada 16 provinsi di Indonesia bagian timur, di luar Sulsel hampir 80 persen logistiknya disuplai oleh Jawa Timur. Inilah yang perlu diperkuat konektivitas antar daerah antar pulaunya, salah satunya yaitu dengan peresmian pelabuhan ini," kata Khofifah.

Pengembangan Dermaga MB IV ini, tegas Khofifah, bisa menunjang kelancaran operasional penyeberangan ke Indonesia bagian timur melalui pelayaran jarak jauh Ketapang-Lembar, Nusa Tenggara Barat. Hal ini diharapkan bisa berdampak pada perkembangan konektivitas antara Jatim dan NTB dalam mendukung pembangunan daerah dan penurunan biaya logistik.

"Akses Jawa ke NTB kini dapat ditempuh secara langsung, tidak perlu lewat Pulau Bali lagi. Ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Bali yang ingin mengurai kepadatan lalu lintas di Gilimanuk-Denpasar dan diperkuat dengan keputusan Menteri Perhubungan KM 308 Tahun 2020 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan Antara Ketapang-Lembar. Dimana saat ini pelayaran long distance ferry Ketapang-Lembar dilayani oleh 4 kapal yang setiap hari rutin melakukan pelayaran," beber Khofifah.

Baca juga: Momen HUT Ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kolaborasi Bangun Daerah

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut gembira peresmian Dermaga MB IV. Menurutnya, dermaga itu akan memberikan multiplier effect bagi Banyuwangi baik dari segi perdagangan, pariwisata, maupun investasi. Bahkan, juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. 

"Atas nama masyarakat Banyuwangi terima kasih kepada Ibu Gubernur beserta jajaran instansi Dishub Jatim telah menyediakan Dermaga MB IV. Bahkan dermaga ini bisa penghubung antara Indonesia bagian barat, Indonesia bagian tengah dan bagian timur. Serta bisa meningkatkan ekonomi bagi masyarakat Banyuwangi maupun Lembar," tandasnya.(*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru