TKDN Tembus 62%, Subholding Upstream Pertamina Upayakan Capaian Maksimal

klikjatim.com
Ilustrasi : Pekerja di Lapangan Migas Subholding Upstream. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Terhitung sampai dengan September 2021 ini, Subholding Upstream Pertamina mencatatkan capaian Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 62,35%.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Nilai tersebut diverifikasi langsung oleh Surveyor Indonesia dan Sucofindo dari pengadaan di seluruh Zona dan Regional di bawah Subholding Upstream yang terbagi menjadi TKDN terhadap barang dan jasa.

‘’Pengutamaan TKDN di Subholding Upstream bertujuan untuk pemenuhan aspek compliance terhadap aturan yang berlaku, serta mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kapasitas nasional dan multiplier effect bagi keseluruhan industri dalam negeri," ujar Direktur SDM & Penunjang Bisnis Subholding Upstream, Oto Gurnita pada Kamis (21/10/2021) seperti dalam siaran persnya.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

Subholding Upstream Pertamina terus berupaya meningkatkan TKDN dengan menerapkan implementasi TKDN mulai dari tahap perencanaan, tahapan proses pengadaan, sampai dengan tahapan kontrak berakhir dalam rangka pemenuhan terhadap regulasi dan pemenuhan capaian TKDN sesuai target telah ditetapkan Pemerintah. 

"Capaian TKDN Subholding Upstream Pertamina lebih dari 62 persen ini merupakan wujud dukungan Pertamina terhadap Komitmen TKDN di sektor hulu minyak dan gas bumi yang ditetapkan oleh SKK Migas. Kami akan terus mengupayakan yang terbaik untuk meningkatkan nilai komponen dalam negeri," tambah Oto.

Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160

Diketahui sebelumnya, dalam konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal III Tahun 2021 SKK Migas yag dilakukan secara daring (19/10/2021), disampaikan bahwa komitmen TKDN SKK Migas menyentuh angka 58�ngan total pengadaan barang dan jasa sebesar US$ 2,6 Milyar di atas target 57% yang telah ditetapkan. (rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru