KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar upacara yang dihadiri peserta terbatas guna menerapkan protokol kesehatan covid-19. Upacara digelar di pendopo Malowopati Bojonegoro dan juga disiarkan Secara streaming di akun YouTube Pemkab Bojonegoro.
[irp]
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan, hari santri Nasional 2021 mengambil tema "SANTRI SIAGA JIWA RAGA" menurutnya pengertian santri siaga jiwa dan raga adalah membela tanah air dan mempertahankan persatuan negara tercinta, Negara Indonesia.
Pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan, namun juga ekonomi, pendidikan, keagamaan, dan kebudayaan. Penanganan Covid-19 jelas membutuhkan keterlibatan multi-pihak. Pemerintah, masyarakat ekonomi, masyarakat sipil seperti NU, Muhammadiyah, LDII dan lainnya dituntut untuk bekerja sama.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
"Semuanya dituntut kontribusinya dalam penanganan Covid-19 ini, paling tidak menjaga komunitas santri dan pesantren agar tidak menjadi cluster," ungkap Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah Jum'at (22/10/2021)
Bupati Anna mengajak para santri ber-Siaga Jiwa, menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia.
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
"Dengan demikian santri tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi, yang dapat merusak pemikiran dan komitmen terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia," pungkasnya. (adv/bro)
Editor : M Nur Afifullah