Nakes di Sidoarjo Ikuti Pelatihan Senam Osteoporosis

klikjatim.com
Puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Sidoarjo mengikuti pelatihan senam osteoporosis yang digelar oleh Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) dan Rumah Sakit Islam Siti Hajar

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Sidoarjo mengikuti pelatihan senam osteoporosis yang digelar oleh Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) dan Rumah Sakit Islam Siti Hajar, Kamis (21/10/2021). Kegiatan yang digelar di GOR indoor Sidoarjo ini sekaligus memperingati Hari Osteoporosis Sedunia yang jatuh setiap tanggal 20 Oktober.

[irp]

Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pelajar Lamongan Unjuk Kreativitas di Karnaval Nusantara Megilan

Rini, ketua panitia kegiatan tersebut mengatakan, setelah mengikuti pelatihan senan ini, dirinya berharap para nakes mengajarkannya kepada masyarakat luas. “Senam ini intinya untuk mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang,” terangnya, Kamis (21/10/2021). Para nakes selanjutnya bisa mengajarkan detil gerakan senam ini kepada warga di sekitar tempat tinggal maupun bertugas.

"Senam seperti ini sangat penting bagi masyarakat, untuk menghindari keroposan tulang. Sampai saat ini banyak masyarakat yang belum memahami cara mengantisipasi keroposan tulang," imbuhnya.

Sementara itu dr Dewi Retnoningsih dari RSI Siti Hajar menerangkan, bahwa senam ini sebenarnya diciptakan dokter ahli tulang atau osteoporosis  Indonesia pada tahun 2002. Berdasarkan penelitian ternyata senam ini baiknya dilakukan tiga sampai enam kali setiap minggu. Dalam waktu 14 minggu angka kepadatan tulang bisa meningkat.

Baca juga: Siap-Siap! Bandara Internasional Dhoho Kediri Bersiap Jadi Embarkasi Haji Musim Mendatang

"Dengan kegiatan senam ini, kami berharap masyarakat tidak hanya sekedar tahu. Namun turut untuk melakukan senam seperti ini guna mengurangi keroposan tulang," kata Dewi.

Ia menambahkan, senam harus didukung dengan komsumsi makanan-makanan yang memengandung nutrisi bagi tulang. Pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak dini, ketika saat bayi masih berkembang didalam rahim, dan masa kanak- kanak serta saat remaja.

Baca juga: PLN SustainAction 2026 Kembali Hadir, Buka Kesempatan bagi Inovasi Berkelanjutan

Dalam kehidupan sehari-hari, tulang memperlukan nutrisi yang tepat untuk tetap kuat dengan melakukan diet kaya nutrisi yang mengandung cukup kalsium. Komsumsi vitamin D, protein, dan mikronutrien, seperti vitamin K, magnesium, dan zat besi.

"Pencegahan harus didukung pola makan yang sehat, serta olahraga raga yang cukup. Dan pengobatan osteoporosis bagi mereka yang berisiko tinggi. Hindari mengkonsumsi minuman-minuman bersoda," imbuh Dewi.(mkr)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru