KLIKJATIM.Com | Gresik — Hingga saat ini ternyata masih ada masyarakat yang enggan divaksin. Hal ini diceritakan oleh Kepala Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik Subiyanto.
[irp]
Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
Sebagai daerah yang berada di aekitar industri padat, Sukomulyo harus cepat melakukan vaksinasi kepada warganya maupun pendatang untuk mewujudkan upaya kekebalan kolektif.
Nah untuk mewujudkan itu Subiyanto menceritakan dia harus melibatkan pemuda karang taruna desanya. Mereka pun diikutkan sebagai relawan vaksinasi yang dilatih pemkab Gresik.
"Selain itu kita ajka mereka (Pemuda) mensosialisasikan vaksin kepada keluarga, kerabat orang tua dan berkampanye di medsos," ujar Kepala desa dua periode itu.
Pasalnya, menurut dia hingga saat ini masih ada yang enggan divaksin. Sebabnya macam-macam, mulai dari yang pilih-pilih vaksin jenis tertentu hingga yang termakan hoax vaksin tidak aman.
Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
"Nah begitu pentingnya sosialisasi tentang vaksin itu, bahkan saya sempat merayu warga saya untuk mau divaksin," ucapnya.
Hingga saat ini, syukurnya mayoritas waga Sukomulyo sudah divaksin dosis dua.
"Kira-kira 70 persen," ujar Subiyanto
Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
Selain ikhtiar Vaksinasi, Subiyanto juga mengajal Karag taruna menggemakan disiplin protokol kesehatan.
"Ya kami ajak warga tetap memakai masker, dan rajin cuci tangan sampai pemerintah pusat mengumumkan kondisi sudah aman," urainya. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar