KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro memastikan wilayahnya aman dari penyebaran virus corona. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada.
Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bojonegoro dr Whenny Dyah mengatakan, virus mematikan tersebut hingga saat ini belum sampai menyebar di Bojonegoro. Namun, pihaknya tetap akan waspada.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo
[irp]
Menurut Whenny, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran antisipasi penyebaran virus corona. Di antara cuplikan dari surat edaran tersebut, diminta untuk waspada kepada gejala pilek dan batu pada seseorang.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
"Kami sudah menerapkan di puskesmas agar waspada terhadap batuk dan pilek. Untuk sementara Bojonegoro masih aman," tegasnya.
[irp]
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
Terpisah, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro memastikan tidak ada warga Bojonegoro yang bekerja di China. Dari data dinas, para tenaga kerja banyak yang berada di Malaysia, Brunei Darussalam, Korea Selasan, Hongkong dan Taiwan.
"Kami tetap memantau para warga Bojonegoro yang berada di luar negeri," kata Sekretaris Disperinaker Bojonegoro, Mahmudi. (af/mkr)
Editor : M Nur Afifullah