Mojokerto, Malang, Jember dan Kota Malang Tertinggal di Level 2, Daerah Lainnya Level 1

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Sebanyak 34 daerah di Jatim kini sudah masuk level 1. Hal itu berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI pada 13 Oktober 2021 kemarin.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Sementara itu, situasi Covid-19 di 4 daerah lainnya masih berada pada Level 2, yakni Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Jember, dan Kota Malang.

"Alhamdulillah, situasi Jawa Timur semakin membaik hari ke hari. Kondisi ini harus disyukuri dengan cara tetap menjaga protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi. Hanya tinggal 4 kabupaten/kota level 2, mudah-mudahan minggu depan sudah tidak ada lagi daerah yang berstatus level 2, semoga semuanya segera berada di level 1," ungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jumat (15/10/2021).

Menurut Khofifah, jumlah kabupaten/kota yang masuk level 1 mengalami peningkatan cukup signifikan. Dari awalnya 1 kabupaten yaitu Lamongan per 8 September 2021 menjadi 34 kabupaten/kota per 13 Oktober 2021.

Baca juga: Momen Hangat Kemanusiaan, Gubernur Khofifah Sapa Warga dan Bagikan Snack Anak-Anak di Manggarai Timur

Kondisi itu, kata Khofifah, tidak akan terjadi jika tidak ada kesadaran kolektif seluruh elemen untuk bersama-sama segera keluar dari situasi pandemi.

"Ini bukan kerja pemerintah provinsi saja, tapi juga TNI/Polri, Pemerintah Kabupaten/Kota beserta Forkompimda, Ormas, ormas keagamaan, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, guru, dan semua elemen masyarakat tanpa terkecuali," katanya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Hadir Langsung Menguatkan Warga Terdampak Gempa NTT di Pengungsian Benteng Jawa Manggarai Timur

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak bereuforia dan mengakibatkan lengah sehingga berdampak pada naiknya kasus. 

Sedangkan kepada pemerintah kabupaten/kota, Khofifah meminta terus melakukan evaluasi secara menyeluruh dan berkala untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Termasuk di antaranya percepatan vaksinasi untuk mencapai herd imunity.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru