GP Ansor Gresik Miliki Badan Khusus Pemberantasan Narkoba

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Pengurus BANAAR GP Ansor Gresik saat dilantik dihadiri Wakil Ketua BNN Gresik.

KLIKJATIM.Com | Gresik—Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Gresik resmi memiliki Badan Ansor Anti Narkoba (Banaar). Badan khusus tersebut diketuai dr. Asluchul Alif.

[irp]

Baca juga: Lahir 17 Agustus, 17 Warga Gresik Dapat SIM Gratis dari Satlantas

Ketua Umum Banaar, dr. Asluchul Alif mengatakan, spirit Banaar GP Ansor Gresik saat ini menggalakkan literasi dan pengetahuan tentang bahaya narkoba. Selain itu, juga membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) Gresik dalam agenda pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

"Dalam agenda kami bersinergi dengan teman-teman BNN nantinya akan mensosialisasikan apa itu narkoba, bahaya narkoba dan bagaimana antisipasi penyebaran narkoba khususnya di kalangan pemuda," katanya dalam sambutan, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Alif menyampaikan keprihatinannya atas fenomena penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Gresik yang cenderung meningkat. Karena itu, sebagai bagian dari pemuda NU, Banaar akan giat mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba di kalangan pemuda Ansor dan masyarakat di berbagai tingkatan berbekal pengetahuan terkait Narkotika yang akan diberikan oleh BNN.

"Berdasarkan info dari BNN, trend penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar di Gresik cenderung meningkat, harapannya setelah pengurus Banaar ini dilantik akan menjalankan program sistematis tentang pencegahan narkoba di berbagai tingkatan, mulai dari cabang, kecamatan bahkan ranting," urainya.

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Sementara itu Ketua PC GP Ansor Gresik Abdul Rohim menyatakan, Banaar adalah badan yang sangat penting, sehingga setiap level kepengurusan GP Ansor harus membentuk Banaar.

"Karena narkoba adalah musuh bersama, daya rusaknya sangat berbahaya bagi generasi muda," ujar dia.(mkr)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru