Tingkat TK SD SMP di Gresik, Bulan Depan PTM 100 Persen

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pembatasan  di Kabupaten Gresik bagi tingkat Taman Kanak (TK), Sekolah Dasar Negeri (SDN), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dibawa naungan Dinas Pendidikan Gresik akan dilakukan PTM 100 persen, yang sebelumnya sejak dilakukan PTM sejak per tanggal 31 Agustus 2021 ada pembatasan kapasitas siswa 50 persen.

[irp]

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergiliran Terjadi di Jember, PLN Klarifikasi Isu Blackout dan Kelangkaan Batu Bara

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S Hariyanto mengatakan, pihaknya berpedoman dari surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri, Kabupaten Gresik Level 1, dan trend positif yang terus membaik. Maka  batas uji coba PTM ini yang sampai 2 bulan tidak ada masalah akan dilakukan 100 persen siswa masuk sekolah.

“Untuk saat ini PTM berjalan lancar dan tidak ada klaster baru di sekolah. Insyaallah pada tanggal 1 November 2021, untuk PTM akan masuk 100 persen untuk siswa,” ungkapnya, Rabu (6/10/2021).

Dikatakan, untuk saat ini masih tetap 50 persen untuk PTM sampai akhir bulan ini. Ia menambahkan, sejak dimulai PTM pada akhir bulan Agustus sampai sekarang masih berjalan lancar dan tidak ada klaster baru di sekolah.

“Setiap minggu dari pengawas dan penilik melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pemantauan PTM di setiap sekolah,” ujarnya.

Baca juga: Krisis Air Mulai Mengancam, Desa Deru Jadi Penerima Bantuan Perdana BPBD Bojonegoro

Sedangkan untuk jumlah sekolah se Kabupaten Gresik mulai dari SDN sebanyak 398, SMPN ada 34 dan TK pembina ada 34. Selain itu untuk di setiap sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan juga siswa tetap dilakukan vaksinasi. “Semoga proses PTM terus berlanjut dan khususnya siswa bisa masuk 100 persen,” harapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah Upt SMPN 2 Gresik Beri Avita Prasetiya membenarkan tentang rencana PTM 100 persen di awal bulan November ini. Dengan catatan status zona hijau, dan tidak ada kasus positif Covid-19 atau klaster sekolah.

“Alhamdulillah semua murid, guru sudah divaksin semua, ini tanggal 11 Oktober akan ada vaksinasi dosis kedua bagi siswa,” katanya, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Honda Premium Matic Day Madiun Hadirkan Semarak Budaya Reog dan Promo Menarik Skutik Premium

Para siswa dan guru juga sempat dilakukan rapid test antigen secara acak untuk memastikan tidak ada kalster sekolah. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru