KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Rumah milik Sunar (37), warga Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, ludes terbakar, Kamis (16/9/2021) malam. Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB.
[irp]
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat itu pemilik rumah sedang minum kopi (ngopi) di warung sekitar dan tiba-tiba diberitahu oleh tetangga bahwa rumahnya dilalap si jago merah.
Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan kebakaran langsung mengerahkan 2 unit mobil supply air dan dua unit mobil pemadam kebakaran. "Kendala tidak ada, cuman memang lokasi kebakaran jauh dari Mako sehingga butuh waktu," ujarnya.
Dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik di area dapur. Sontak, percikan api yang berasal dari dapur itu langsung menyambar ke ruangan lain yang terbuat dari anyaman bambu.
Api cepat merambat karena saat kejadian tidak ada orang di dalam rumah. Sehingga tidak ada yang berupaya memadamkan ketika api belum membesar.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
"Dugaan sementara korsleting dari dapur rumah korban, kemudian api menyebar ke ruangan lain," terangnya.
Kata Gatot, saa itu tidak banyak yang bisa dilakukan oleh warga sekitar. Mereka hanya menunggu petugas dari pemadam kebakaran yang tiba ke lokasi kejadian.
Meski tak ada korban jiwa, namun harta benda termasuk televisi, kulkas, surat berharga dan uang tunai sebesar Rp 3 juta di dalam rumah pun hangus terbakar. "Barang-barang yang di dalam terbakar semua, termasuk uang tunai Rp 3 juta milik korban," jelasya.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
Butuh waktu sekitar 1,5 jam bagi petugas untuk memadamkan api. "Pemadaman butuh waktu sampai 90 menit, dilanjutkan dengan pembasahan," ucapnya.
Gatot mengimbau kepada masyarakat agar melepas semua stop kontak alat elektronik yang tidak terpakai saat rumah kosong ditinggal pergi. Sehingga bisa meminimalisir potensi terjadinya korsleting listrik. (nul)
Editor : Iman