Nama Khofifah dan Ganjar Pranowo Menggema di Jagat Sosmed, Begini Kata Pengamat Politik

klikjatim.com
Ganjar Pranowo dan Khofifah Indar Parawansa dalam satu kesempatan.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mungkin tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Apalagi, bagi mereka para pengguna aktif media sosial (medsos) seperti TikTok.

[irp]

Baca juga: 2.600 Guru Jatim Dibekali Program Talenta Digital, Khofifah Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital

Nama dua gubernur tersebut belakangan populer di jagat maya. Terlebih, keduanya juga terlihat sangat aktif menggunakan berbagai platform medsos, baik untuk mempublikasikan kegiatan atau sekedar memberikan informasi ringan.

Lalu bagaimana peluang mereka di tahun 2024 dengan popularitas yang ada saat ini ?

Pengamat Politik Andri Arianto mengatakan, dalam konteks peluang, saat ini kepala daerah di seluruh Indonesia memiliki peluang. Hal itu menengok sejak keberhasilan Joko Widodo menduduki kursi presiden beberapa tahun lalu.

"Untuk konteks peluang, sejak keberhasilan Jokowi menjadi presiden, maka kepala daerah yy terpilih saat ini juga punya peluang untuk naik menjadi presiden. Di sisi yang lain, elite partai juga punya peluang kuat," ujar Andri, Kamis (16/9/2021).

Namun ia memberikan catatan, bahwa partai politik (parpol), kata dia, juga tidak akan dengan mudah memberikan karpet merah kepada yang bukan kader partainya.

Baca juga: Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Khofifah Tekankan Kesiapan Pengamanan dan Koordinasi Forkopimda

"Nah, sekarang semua orang yang berniat mencalonkan presiden 2024 mengukur awal dengan popularitasnya, namun yang harus menjadi catatan semua yang akan mencalonkan, bahwa partai politik tidak akan mudah memberikan karpet merah pada yang bukan kader parpolnya," jelas dia.

Disinggung soal kepopuleran kedua gubernur tersebut, Andri menegaskan bahwa dalam hal mempopulerkan diri, itu menjadi hal yang sah-sah saja. Hanya saja, keduanya harus bisa mengakumulasi menjadi popularitas dan elektabilitas.

"Dalam konteks mempopulerkan diri ya sah sah saja. Tapi 'bakal mencalonkan' itu kan mensyaratkan dukungan parpol salah satunya. Semoga saja dengan memanfaatkan semua yang ada untuk populer, bisa masuk minimal bursa calon. Yang penting bisa mengakumulasi menjadi popularitas dan elektabilitas," pungkasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terbitkan Surat Perintah  F Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Seperti diketahui, Gubernur Khofifah dan Ganjar Pranowo semakin populer di aplikasi TikTok. Nama keduanya sering disebut para pengguna untuk naik sebagai FYP (for your page).

Nama Khofifah dan Ganjar juga sering disebut dengan tangline ‘Bocahe Bu Kholifah dan ‘Bocahe Pak Ganjar’. Bahkan, saking seringnya disebut nama gubernur dan bupati daerah lainnya ikut bergema juga. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru