KLIKJATIM.Com | Ponorogo—Vaksinasi di Kabupaten Ponorogo hingga saat ini disebut belum maksimal. Akibatnya, Kabupaten di Ponorogo tetap pada status PPKM Level 3.
[irp]
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan, vaksinasi di Kabupaten Ponorogo kini baru mencapai 29 persen. Sementara untuk bisa sampai pada status level 2, pencapaian vaksinasi haru 50 persen lebih.
“Kemudian warga lanjut usia (lansia) yang telah divaksin harus 40 persen,” katanya, Rabu (15/9/2021).
"Ya kita masih konsentrasi untuk itu juga. Stok vaksin masih 19 ribu. Sangat jauh dari kebutuhan kita," tegasnya.
Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Jember Diusut Bareskrim, Truk Tangki Disita
Agus menambahkan, angka kematian di Kabupaten Ponorogo masih di angka 2 persen lebih. Mestinya, jika naik ke level 2, angka kematian tak boleh lebih dari 2 persen.
"Nah, tempat kita itu 2.05 persen. Itu yang harus diturunkan juga untuk level 2," urainya.
Baca juga: Seleksi JPT Pratama Bojonegoro Masuki Tahap Presentasi dan Wawancara, Pansel Uji Kompetensi Peserta
Untuk lainnya perihal respond, testing, tracing dan treatment, Agus mengklaim sudah bagus. Karena sesuai standart WHO 1 kasus ada 15 testing tracing.
"Tempat kita bisa lebih dari 15. Ada juga kebijakan sebelum vaksin dilakukan screening sehingga berdampak testing," pungkasnya.(mkr)
Editor : Fauzy Ahmad