KLIKJATIM.Com | Nasional - Pembangunan smelter di Kabupaten Gresik akan dimulai pada tahun ini. Rencananya, PT Freeport Indonesia (PTFI) bakal memulai konstruksi fisik terlebih dahulu.
Waktu mulainya pekerjaan dijadwalkan pada kuartal II 2020. "Tahun ini akan konstruksi fisik, kuartal II kira-kira," kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di Kawasan Jakarta Selatan, seperti yang dilansir finance.detik.com, pada Jumat (17/1/2020).
Baca juga: Pastikan Kualitas Infrastruktur Desa, Wabup Bojonegoro Sidak Empat Proyek BKKD
[irp]
Tony tidak merinci detail terkait progres pembangunan smelter. Begitu juga mengenai target sampai akhir tahun 2020 nanti.
Pastinya sesuai rencana yang disampaikan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). "Saya lupa angka persentase, tapi sesuai dengan rencana yang udah kita submit ESDM," imbuhnya.
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
[irp]
Adapun total dana yang dibutuhkan membangun smelter senilai US$ 3 miliar, atau sekitar Rp 42 triliun (kurs Rp 14.000). Sementara pembiayaan yang dikucurkan sekitar US$ 150 juta berasal dari internal.
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
Rencana untuk menutup kebutuhan ini akan mencari pembiayaan dari luar negeri. "Pendanaan kita sudah keluar US$ 150 juta untuk smelter. Nanti kita akan coba pendanaan luar, kemungkinan besar bank loan, kalau bisa lebih bagus, total (investasi smelter) US$ 3 miliar lah," pungkasnya. (roh/*)
Editor : Redaksi