Warga Gresik Kelimpungan Cari Pertalite Karena Kosong

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Sejumlah petugas SPBU Meduran, Manyar duduk di tepi pengisian BBM yang kosong sejak sepekan terakhir

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kendati Pertamina menyebut ada keterlambatan pengiriman, namun pasokan BBM jenis Pertalite Dalam sulit didapatkan di Kabupaten Gresik. Sejak sepekan terakhir,  Pertalite sulit ditemui utamanya di wilayah perkotaan.

Baca juga: SiLPA APBD Gresik 2025 Tembus Rp452 Miliar, Lebih Besar dari Belanja Modal

Dalan pantauan Klikjatim.com, langkanya pertalite ini dikeluhkan masyarakat di beberapa laman grup media sosial. 

Sementara itu, di beberapa SPBU yang diamati, Memang stok pertalite kosong. Tidak hanya SPBU saja, namun juga POM Mini maupun yang jualan eceran dalam botol juga sambat tidak bisa mendapatkan BBM Pertalite.

Sebagaimana ditemui di SPBU jalan raya Meduran (Sebelah Petrokimia) Kecamatan Gresik, SPBU Sukomulyo Kecamatan Manyar dan SPBU Suci.

Riki Yudha, supervisor SPBU jalan raya Meduran mengatakan, pengiriman pertalite memang sempat terlambat tiga hari ke SPBU tempat dia bekerja. Namun hal itu tidak berlangsung terus menerus.

"Kemarin sempat telat sih, tapi hari ini sudah tidak. Nah ini sudah habis stoknya (pertalite), nanti sore dikirim," tuturnya, Rabu (8/9/2021).

Namun Riki tak tahu mengapa pengiriman BBM kelas medium tersebut tersendat. Ia sempat menanyakan ke pihak pengirim namu tidak mendapatkan jawaban.

"Oleh pengirim disuruh tanya Pertamina langsung," bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Section Head Communication & Relation Pertamina Marketing Region Jatimbalinusra, Arya Yusa Dwicandra menampik adanya kelangkaan tersebut. Dia mengatakan bila sebenarnya stok semua jenis BBM aman.

Menurut Arya, saat ini untuk wilayah Gresik, penyaluran BBM per bulan mencapai16.000 KL (kiloliter) atau sekitar 540 KL perhari. 

"Karena ini kasuistik di daerah dan tidak di seluruh region Jawa Timur jadi kami sudah minta tim di lapangan untuk koordinasi lebih lanjut dengan pemilik SPBU dan terminal BBM dalam pemenuhan produk-produk BBM di SPBU.

Sampai dengan hari ini, lanjut Arya, stok di seluruh Terminal BBM sangat aman, 

Baca juga: Pertamina Jamin Tidak Ada Kelangkaan BBM Pertalite

"Hanya dinamika penyaluran ke SPBU akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan tim di lapangan," tandas Arya.

Namun jawaban Arya terasa tidak masuk akal, mengingat jarak Gresik dengan Terminal BBM di Surabaya cukup dekat. Hal ini semakin mengundang pertama bila melihat kondisi di lapangan yang memang terjadi kelangkaan pertalite.

"Saya sudah dua kali terpaksa memakai pertamax karena stok pertalite di pom (SPBU) yang biasa saya beli habis," ujar konsumen salah satu SPBU.

Mengenai adanya penyesuaian volume pengiriman karena adanya penurunan permintaan BBM jenis pertalite akibat PPKM, Arya belum menjawab hingga berita ini ditulis.

Selain berdampak pada pengguna kendaraan bermotor, langkanya pertalite juga berimbas kepada pedagang bensin eceran, baik yang konvensional (botolan) maupun yang jenis pertamini.

Baca juga: Polres Jember Tangani 25 Kasus Narkoba, Jaringan Peredaran hingga Bali Terbongkar

Widia (30) Salah satu pengecer menceritakan bila memang dalam sepekan ini pertalite sulit didapat. Sementara bila stoknya ada pembeliannya dibatasi.

"Kemarin ada, kita cuma boleh beli 50 liter," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Gresik, Nursaidah mempertanyakan komitmen PT Pertamina khususnya MOR V Jatimbalinus dalam menyediakan BBM Pertalite. Setelah Premium dihilangkan di pasaran, kini Pertalite mulai dicicil pengirimannnya. 

"Kalau dibilang terlambat, masak jarak antara depo Pertamina di Tanjung Perak Surabaya dengan Gresik paling banter 30 Km. Kan aneh, jarak 30 Km bisa ditempuh paling lama 1 jam lewat tol. Ihni sudah berhari-hari Pertalite langka di SPBU Gresik Kota,"jelas Nursaidah.

Dia meminta pimpinan Pertamina MOR V Jatimbalinusa untuk mengecek sendiri turun ke lapangan di Gresik. Sehingga tahu apakah benar Pertalite kosong atau tidak. "Kalau hanya mendengar laporan bawahan kadang tidak sinkron dengan fakta di lapangan. Kasihan konsumen yang sering di-PHP terkait penyedian BBM," tegas Wakil Ketua DPRD Gresik dari Partai Gerindra ini. (rtn) 

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru