KLIKJATIM.Com | Ponorogo—Kabupaten Ponorogo dinyatakan masih berada di Lvel 4 PPKM oleh pemerintah pusat. Di antara indikasinya yakni angka kematian pasien covid-19 masih tinggi.
[irp]
Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tidak menampik kabar tersebut. Pemkab Ponorogo berusaha keras untuk menurunkan angka kematian.
"Sehari itu masih 6 yang meninggal dunia. Kadang turun 5 juga. Tapi nanti 6 lagi, " katanya usai rapat paripurna di Gedung DPRD Ponorogo, Rabu (8/9/2021).
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
Sugiri menyatakan, parameter angka kematian di Kabupaten Ponorogo masih belum terpenuhi. Setiap hari masih ada waganya yang meninggal. Sugiri telah menyiapkan beberapa langkah, bahkan sejumlah direktur rumah sakit di Ponorogo baik swasta maupun milik negara telah dikumpulkan.
"Ya memang meninggal itu takdir Tuhan. Tapi penyebab meninggal karena covid-19 bisa dikurangi kan. Misal di RS kurang diperhatikan atau apa," tegasnya.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
Sugiri menjelaskan, sebenarnya angka kematian di Kabupaten Ponorogo telah menurun. Namun, angka penurunan itu juga terjadi di daerah lain. Sugiri berharap, dalam dua pekan ke depan statu Kabupaten Ponorogo turun level.
“Tidak perlu muluk-muluk level 1, setidaknya level 3 atau level 4. Kita berusaha keras berpacu dengan daerah lain,” imbuhnya.(mkr)
Editor : Fauzy Ahmad