Rektor Kaget, AHY Kuliah Program Doktor di Unair

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menjadi mahasiswa program doktoral Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Rektor Unair Prof Nasih dibuat kaget.

[irp]

Baca juga: Dorong Humas Proaktif dan Respon Akurat, Terminal Teluk Lamong Integrasikan AI dalam Strategi Kehumasan

AHY mengambil Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Sekolah Pascasarjana Unair. Senin (6/9/2021) dia mengikuti masa orientasi mahasiswa baru bersama 1.381 mahasiswa program doktor, magister, spesialis dan profesi lainnya.

Masa orientasi itu digelar di Aula Garuda Mukti Kampus C Unair secara daring dan luring. Rektor Unair Prof Nasih kaget saat mengetahui ternyata anak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu kuliah di Unair.

“Kok bisa, bagaimana ceritanya Pak Agus keluah di Unair, saya kaget. Ini luar biasa, silahkan diceritakan Pak Agus,” kata Prof Nasih kepada Agus saat masa orientasi secara daring.

Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global

Ditanya rektor, AHY pun langsung menjawab, pilihannya kuliah di Unair dengan mengambil Program Doktor PSDM untuk membangun dan membesarkan Partai Demokrat.

“Saya bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Unair. Tentu tujuan saya untuk membangun partai dan mengetahui serta membangun SDM di Partai Demokrat yang unggul,” terang Agus.

Baca juga: Wujudkan Green Port Berbasis Riset, Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Kebun Raya Purwodadi

Mendapat jawaban AHY, Nasih pun melontarkan candaan yang berisi kekhawatiran akan studi AHY yang molor jika melampaui tahun 2024. Diketahui, di tahun 2024 ada gelaran Pemilihan Presiden.

"Bukan apa-apa mas Agus, tapi kalau selesainya pada tahun 2024, setelahnya itu pasti akan molor lagi karena pasti kesibukan di tahun itu akan luar biasa. Kita berharap selesainya sebelum tahun 2024, sukses dan selamat Mas Agus untuk bergabung dengan kami semuanya di Unair yang excellent with morality," pesan Nasih.(*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru