Cetak SDM Digital, Kemendikbud-Ristek Gandeng Perusahaan Teknologi Asal China

klikjatim.com
(istimewa)

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mahir di bidang digital, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) menggandeng perusahaan teknologi asal China, Huawei. Kerja sama yang dijalin pemerintah dan Huawei akan membuat program pelatihan di bidang teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) dengan memanfaatkan fasilitas Huawei Asean Academy Indonesia yang diklaim paling lengkap di wilayah Asia Pasifik.

[irp]

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

Seperti dilansir Bisnis.com bahwa kerja sama tersebut bertujuan untuk membangun sinergi multiple helix, guna mencetak SDM Digital yang sesuai dengan kualifikasi industri dan turut berkontribusi dalam upaya menekan jumlah pengangguran terbuka di era digital di Indonesia.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud), Nadiem Makarim berharap kerja sama Huawei dan Kedaireka sebagai akademi peningkatan peluang kolaborasi besutan Kemendikbud-Ristek mampu mewadahi pengembangan SDM di Tanah Air. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sangat bergantung kepada dorongan kolektif. Hal ini mampu terwujud dalam bentuk kerja sama antara pemerintah dengan swasta, termasuk dengan Huawei Indonesia,” kata Nadiem melalui siaran pers yang dikutip Bisnis, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Pertama di Indonesia, Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim: Hub Logistik Penguat Gerbang Baru Nusantara

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen menambahkan, Kedaireka Academy sejalan dengan Huawei dalam mencetak 100.000 SDM melek TIK dalam kurun 5 tahun ke depan. Perusahaan, lanjutnya, berkomitmen untuk melakukan alih pengetahuan di bidang teknologi.

Sejumlah transfer pengetahuan akan dilakukan terkait dengan teknologi komputasi awan, artificial intelligence, big data, hingga 5G. Huawei juga akan memberikan studi kasus yang akan membantu dunia pendidikan memahami kebutuhan industri beserta kualifikasi atas SDM yang dibutuhkannya.

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

“Huawei siap memberikan dukungan optimal terhadap penyelenggaraan pelatihan,” kata Chen.

Sebagai informasi, Huawei Asean Academy Jakarta memiliki lebih dari 100 pelatih, lebih dari 3.000 kursus pelatihan, dan lebih dari 100 mirroring environment yang dilengkapi dengan laboratorium, ruangan kelas, tempat pelatihan, serta tempat untuk belajar instalasi perangkat dan pekerjaan lapangan. (*/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru