Bhabinkamtibmas Desa Sembon Tulungagung Dilatih Pemulasaraan Jenazah Covid-19

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Kesiapsiagaan Bhabinkamtibmas di masing-masing desa pada masa pandemi ini diuji tidak hanya memastikan warganya dalam kondisi aman dan tentram. Namun, juga memastikan relawan satgas tingkat desa bisa menjadi tulang punggung pemulasaraan hingga pemakaman jenazah Covid-19.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Oleh sebab itu, Bhabinkamtibmas di sejumlah desa mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) cara memulasarakan hingga memakamkan jenzah warga yang terkonfirmasi maupun suspect Covid-19 di Tulungagung.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo di Balai Desa setempat pada Selasa (3/8/2021) kemarin.

Kapolsek Karangrejo, AKP Sudariyanto mengatakan, pihaknya bersama dengan desa menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung untuk bisa memberikan pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19 kepada relawan Satgas Covid-19 maupun Bhabinkamtibmas.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Kita gandeng Dinas Kesehatan untuk memberikan materi kepada relawan Satgas dan anggota Bhabinkamtibas," ujarnya.

Sudariyanto menjelaskan, materi yang disampaikan mulai dari cara menangani jenazah. Kemudian serah terima jenazah dari rumah sakit kepada keluarga hingga proses pemakamannya di TPU.

"Kalau dari rumah sakit kan langsung sudah ada di dalam peti langsung dimakamkan, tapi kalau meninggal di rumah, ini yang perlu proses pemulasaraan dari awal hingga akhir dan anggota serta relawan juga mendapatkan bimbingan tersebut," ungkapnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Pihaknya berharap dengan adanya bimbingan teknis ini maka anggotanya sudah memiliki bekal bersama dengan relawan Satgas Covid-19 tingkat desa, untuk memproses pemulasaraan jenazah ketika ada warganya yang meninggal dunia sesuai dengan standar operasional prosedur kesehatan oleh Kementrian Kesehatan.

"Pelatihan dan simulasi ini penting dilakukan agar bisa menjadi bekal dan nantinya selalu siap setiap waktu untuk bertindak sesuai protokol penanganan Covid-19, dengan memahami tata cara penanganan jenazah Covid-19, tentunya akan memudahkan tim yang terlibat," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru