Stok Vaksin Masih Kosong, Pemkot Surabaya Tunggu Pasokan dari Pusat

klikjatim.com
Jatah vaksin untuk Surabaya ternyata sudah habis dan menunggu pasokan dari pemerintah pusat

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mencapai target herd immunity di Kota Pahlawan masih menemui kendala. Kendala utamanya adalah ketersediaan vaksin yang masih terbatas. Bahkan, hingga Senin (2/8/2021), ketersediaan vaksin di Surabaya masih kosong, terutama untuk jenis Sinovac.

[irp]

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, saat ini ketersediaan vaksin Sinovac di Kota Surabaya memang sudah kosong. Pihaknya masih menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat.

“Stoknya habis, kita masih menunggu dari pusat. Kita belum bisa melakukan vaksinasi dosis kedua karena memang stok vaksinnya kosong,” kata Febria di Balai Kota Surabaya, Senin (2/7/2021).

Meski begitu, Kadinkes yang akrab disapa Feny itu mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir terkait belum pastinya jadwal pelaksanaan vaksinasi dosis kedua untuk Sinovac di Kota Pahlawan. Ia memastikan, bahwa Pemkot Surabaya akan segera menggelar kembali vaksinasi dosis kedua apabila kiriman vaksin dari pemerintah pusat sudah diterima.

Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Perempuan Mabuk Terima Santunan Rp 267 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

“Semuanya pasti vaksin, jadi jangan khawatir. Tidak apa-apa (rentangnya panjang). Nanti kalau sudah datang (vaksin sinovac) itu pasti vaksin,” ujarnya.

Di samping itu, Feny menerangkan, untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua AstraZeneca (AZ), juga masih menunggu ketersediaan vaksin di Puskesmas. Sebab, ketersediaan vaksin AZ saat ini masih belum mencukupi untuk pelaksanaan vaksin dosis kedua.

“Stok vaksin AstraZeneca masih belum mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua,” terangnya.

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi

Feny menjelaskan, pekan lalu Pemkot Surabaya telah menerima pasokan vaksin jenis Moderna. Rencananya, vaksin tersebut akan diberikan mulai pekan ini untuk tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas, baik itu di Puskesmas maupun di Rumah Sakit. “Vaksin moderna itu untuk nakes, rencananya minggu ini, kita masih melakukan pendataan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Feny menyebut, sekitar 1,5 juta warga yang sudah menerima dosis pertama. Sedangkan, sekitar 790 ribu warga sudah menerima vaksin dosis kedua. Adapun total warga yang menjadi sasaran vaksinasi di Surabaya berkisar 2,8 juta jiwa. “Yang sudah divaksin dosis satu itu sekitar 1,5 juta” pungkasnya. (rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru