Polisi Minta Waktu 3 Hari Ungkap Pelaku Pembunuhan Mertua Sekda Lamongan

klikjatim.com
Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat. (ist)

KLIKJATIM.COM | Lamongan--Polisi masih terus menyelidiki kasus meninggalnya Hj Rowaeni, asal Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, ibu mertua Sekda Lamongan Yuhronur Efendi. Polisi meminta waktu tiga hari untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, pihaknya meminta waktu tiga hari untuk mengungkap kasus meninggalnya ibu mertua Sekda Lamongan itu yang diduga korban pembunuhan. Hingga saat ini belum bisa disimpulkan penyebab kematian korban.

Baca juga: Susun RKPD 2027, Pemkab Lamongan Fokus Percepatan Infrastruktur Ekonomi dan Transformasi Bansos ke Pemberdayaan

"Kami belum bisa memberikan kesimpulan, karena proses penyelidikan masih berlangsung," katabya di Lamongan, Sabtu (04/01/2020).

[irp]

Lebih lanjut Norman mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP, wanita tersebut diduga menjadi korban perampokan. Namun untuk memastikan penyebab kematian korban perlu dilakukan identifikasi lanjutan.

"Setelah kita lakukan identifikasi, korban ada luka di leher dan di tangan," lanjut dia.

Baca juga: Tak Perlu Takut Ekspor, Bea Cukai Gresik Bimbing UMKM Lamongan

Norman juga mengatakan, jika memang ditemukan adanya bukti pembunuhan, tidak menutup kemungkinan, pelaku merupakan orang yang kenal dengan korban.

"Ya bisa jadi begitu (kenal dengan korban). Doakan saja kami bisa mengungkap kasus tersebut," ucap Norman.

[irp]

Baca juga: Antisipasi Siaga Merah, Pemkab Lamongan Aktifkan 15 Pompa Air di Pintu Kuro

Kabar kematian Ibu mertua Sekda Lamongan Yuhronur Efendi, Hj. Rowaeni menggemparkan warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng. Pasalnya, perempuan berusia 60 tahun itu ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya, Jumat (3/1/2020) malam.

Informasi yang dihimpun Klik Jatim, peristiwa diketahui pertama oleh warga. Saat itu Salekan (57), warga Desa Sumberwudi Rt/Rw 04/02 yang merupakan seorang marbot masjid di desa setempat, seperti biasanya mengunjungi rumah korban usai salat jamaah di masjid. (bis/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru