Lantik Kades PAW, Begini Pesan Bupati Bojonegoro

klikjatim.com
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah saat melantik Kepala Desa (Kades) PAW di Pendopo Malowopati. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melantik Putoyo sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Sumberagung, Kecamatan Dander, bertempat di pendopo Malowopati, Senin (26/7/2021). Pelantikan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

[irp]

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

Nampak hadir di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro, Camat Dander. Selain itu juga dihadiri unsur Perangkat Desa, BPD, serta Pendamping Desa Sumberagung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anna Mu'awanah menyampaikan beberapa hal. Pertama, dalam kondisi pandemi seperti ini diharapkan aneka bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 yang sudah memenuhi kriteria untuk segera disalurkan. Kedua, juga harus mendukung program pemerintah pusat terkait Bojonegoro masuk daerah level 4 yang memberlakukan PPKM hingga 2 Agustus 2021.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Untuk poin ketiga, dengan tersedianya alat donor plasma konvalesen di PMI Bojonegoro, diharapkan bahwa kepala desa dapat membantu menyisir serta mendata warga desa yang terpapar Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh untuk bisa mendonorkan plasma konvalesen.

"Ya, nantinya akan digunakan guna perawatan para pasien Covid-19 yang saat ini masih dirawat," ucap Anna Mu'awanah

Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban

Yang keempat, akselerasi program pembangunan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus dilaksanakan. Sehingga bagi desa nantinya bisa memilah, mana yang bisa dikerjakan mandiri oleh desa dan hal-hal yang membutuhkan bantuan pemerintah kabupaten sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Dan yang terakhir atau kelima, kata Anna, harus terus melaksanakan pemutusan mata rantai Covid-19 dengan sosialiasi-sosialisasi tentang protokol kesehatan (prokes). "Karena simpati dan gotong royong, kepedulian kita insya Allah dapat menyelamatkan saudara-saudara kita, lingkungan kita, kerabat kita, sanak famili dari terpapar covid ini," pungkasnya. (nul)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru