Bupati Ipuk Peringatkan Klinik Rapid Ilegal Bakal Ditindak

klikjatim.com
Ketua Satgas Penangangan Covid -19 sekaligus Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani

KLIKJATIM.Com | BanyuwangiBupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memperingatkan penyelenggara klinik rapid test ilegal untuk segera menghentikan aktifitasnya. Bupati yang juga  Ketua Satgas Penangangan Covid -19  meminta adanya sanksi tegas bagi sejumlah klinik rapid tes yang diduga tak mengantongi ijin.

[irp]

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis

Terkait adanya dugaan klinik abal – abal tersebut, Bupati Ipuk sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Banyuwangi untuk memberikan sikap tegas. 

Terlebih menurutnya sejumlah kilinik rapid  tes yang beroperasi di wilayah sekitaran Pelabuhan Ketapang tersebut diduga mengatasnamakan sejumlah klinik resmi yang ada di Banyuwangi tanpa ada koordinasi.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

“Kita meminta ada kejelasan siapa saja yang bertanggung jawab di sejumlah klinik rapid tes yang diduga abal – abal dan mengatasnamakan sejumlah klinik resmi di Banyuwangi itu,” ucapnya, Rabu (21/07/2021).

Selain itu pihaknya juga  berkoordinasi dengan pihak Polresta Banyuwangi mengenai dugaan pelanggaran tersebut. “Kita tidak ingin momen pandemi covid -19 ini justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan,” terangnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Sebelumnya, sejumlah klinik rapid tes di wilayah sekitaran Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditertibkan petugas.  Sebab sejumlah klinik yang melayani rapid tes tersebut diduga tak mengantongi izin operasi. Selain itu sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas juga dinilai kurang kompeten. (ris)

Editor : Apriliana Devitasari

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru