KLIKJATIM.Com | Surabaya—Serapan APBD Jatim tahun anggaran (TA) 2021 masih sangat minim. Jelang akhir semester pertama, realisasi belanja Pemprov Jatim baru 27,89 persen.
[irp]
Baca juga: Pemprov Jatim Pastikan Prosedur Pembagian Kupon Jalan Sehat Sudah Diterapkan Dengan Baik
Serapan rendah itu pun membuat Fraksi PKB DPRD Jatim mempertanyakan kinerja Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan bawahannya. Sebab, serapan APBD Jatim itu ternyata lebih rendah dari Provinsi Papua.
“Bahkan, juga lebih rendah dari provinsi baru seperti Kalimantan Utara,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Fauzan Fuadi, Minggu (18/7/2021).
Fauzan menjelaskan, dari 34 provinsi, Jatim berada di urutan ke 28 perihal serapan anggaran. Fauzan meminta gubernur segera mengevaluasi kinerja bawahannya.
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
“Tinggal belanja saja kok lemot,” ucap Fauzan.
Fauzan juga menyarankan Khofifah memenuhi janjinya saat kampanye, di antaranya dengan merealisasikan program yang telah dicanangkan dan juga telah ditetapkan anggarannya.
Baca juga: Wagub Emil: Madura Siap Cetak SDM Kesehatan Unggul Masa Depan
Politisi dari Dapil Bojonegoro-Tuban ini juga mengingkatkan Khofifah agar tak mudah percaya kepada setiap yang memberikan masukan.
“Banyak pejabat yang hanya cari muka di depan pimpinan. double crosscheck,” ujarnya. (*)
Editor : Redaksi