Serapan APBD Jatim Rendah, FPKB ke Gubernur: Tinggal Belanja Saja Kok Lemot!

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Serapan APBD Jatim tahun anggaran (TA) 2021 masih sangat minim. Jelang akhir semester pertama, realisasi belanja Pemprov Jatim baru 27,89 persen.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Serapan rendah itu pun membuat Fraksi PKB DPRD Jatim mempertanyakan kinerja Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan bawahannya. Sebab, serapan APBD Jatim itu ternyata lebih rendah dari Provinsi Papua.

“Bahkan, juga lebih rendah dari provinsi baru seperti Kalimantan Utara,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Fauzan Fuadi, Minggu (18/7/2021).

Fauzan menjelaskan, dari 34 provinsi, Jatim berada di urutan ke 28 perihal serapan anggaran. Fauzan meminta gubernur segera mengevaluasi kinerja bawahannya.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

“Tinggal belanja saja kok lemot,” ucap Fauzan.

Fauzan juga menyarankan Khofifah memenuhi janjinya saat kampanye, di antaranya dengan merealisasikan program yang telah dicanangkan dan juga telah ditetapkan anggarannya.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Politisi dari Dapil Bojonegoro-Tuban ini juga mengingkatkan Khofifah agar tak mudah percaya kepada setiap yang memberikan masukan.

“Banyak pejabat yang hanya cari muka di depan pimpinan. double crosscheck,” ujarnya. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru