Tiga Hari Tidak Keluar Rumah, Ibu RT GKB Tewas Membusuk

klikjatim.com
Petugas mengecakuasi jasad korban ke mobil ambulan dari rumahnya di Perumahan Gresik Kota Baru

KLIKJATIM.Com | Gresik — Siti Maysaroh (41) ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya Jalan Malang No. 8 Perumahan GKB, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Jumat (16/7). Korban merupakan ibu rumah tangga (IRT) dan sedang tinggal seorang diri.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Jasad Siti Maysaroh kali pertama diketahui Ketua RT setempat, Subardi. Mulanya saksi merasa janggal. Sekitar pukul 08.30 wib, saksi hendak mengecek rumah korban lantaran sudah tiga hari tidak keluar rumah. 

Selama korban tidak kelihatan, lampu rumah tersebut terus menyala. Ketua RT itu pun memberanikan diri membuka pintu rumah korban dan kebetulan tidak terkunci. Sontak, saksi mencium bau yang tidak sedap.

Karena curiga, Subardi mengurungkan niatnya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar. Aparat yang tiba di lokasi langsung merangsek ke dalam rumah untuk memastikan sumber bau tersebut. Benar saja, Siti Maysaroh ditemukan sudah tak bernyawa dan membusuk di dalam kamar.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana mengungkapkan, diduga korban sudah meninggal lebih dari satu hari. Jasad langsung dievakuasi oleh petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. 

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit gula,” kata AKBP Bima Sakti Pria Laksana.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Diketahui, korban sebenarnya tinggal bersama sang suami. Namun sejak Jumat (9/7) lalu suaminya sakit dan hingga saat ini dirawat di Surabaya. Penemuan jasad Siti Maysaroh pun membuat geger warga sekitar.

“Keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir,” imbuhnya. Jasad pun tidak diautopsi dan langsung diurus pihak keluarga untuk keperluan pemakaman. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru