Impor Juni 2021 Alami Kenaikan 17,23 Miliar Dollar AS

klikjatim.com
Pertumbuhan ekonomi di Jaytim sepanjang Triwulan I/2022 mencapai 5,2 persen

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia Juni 2021 mencapai US$17,23 miliar, naik 21,03 persen dibandingkan Mei 2021 atau naik 60,12 persen dibandingkan Juni 2020.

[irp]

Baca juga: Jutaan Kelas Menengah Bisa Kehilangan Subsidi Gara-Gara Penetapan Desil DTSEN

Impor migas Juni 2021 senilai US$2,30 miliar, naik 11,44 persen dibandingkan Mei 2021 atau naik 239,38 persen dibandingkan Juni 2020.

Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026

Impor nonmigas Juni 2021 senilai US$14,93 miliar, naik 22,66 persen dibandingkan Mei 2021 atau naik 48,08 persen dibandingkan Juni 2020.

Peningkatan impor golongan barang nonmigas terbesar Juni 2021 dibandingkan Mei 2021 adalah mesin dan peralatan mekanis US$506,7 juta (28,31 persen). Sedangkan penurunan terbesar adalah bijih, terak, dan abu logam US$126,8 juta (53,48 persen).

Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Juni 2021 adalah Tiongkok US$25,27 miliar (31,79 persen), Jepang US$6,56 miliar (8,26 persen), dan Korea Selatan US$4,45 miliar (5,60 persen). Impor nonmigas dari ASEAN US$14,46 miliar (18,19 persen) dan Uni Eropa US$4,99 miliar (6,28 persen).

Baca juga: BPS Sumenep Sensus 187 Ribu Usaha, Peta Ekonomi Daerah Dirombak

Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari– Juni 2021 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi US$1.618,4 juta (22,55 persen), bahan baku/penolong US$16.325,6 juta (30,96 persen), dan barang modal US$2.163,1 juta (19,68 persen).

Neraca perdagangan Indonesia Juni 2021 mengalami surplus US$1,32 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$2,38 miliar. Sedangkan di sektor migas terjadi defisit US$1,06 miliar. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru