KLIKJATIM.Com | Gresik — Kelanjutan proyek perluasan Jalan Raya Cerme-Metatu terpaksa dihentikan untuk tahun ini. Sebab sisa ruas jalan yang belum tergarap hingga simpang tiga Cerme kehabisan anggaran. Dan, Pemkab akhirnya hanya mampu melakukan pemeliharaan saja.
[irp]
Informasi yang dihimpun, jalan raya Cerme-Metatu yang memiliki panjang sekitar 7,2 kilometer itu sebenarnya hampir mulus 100 persen. Tinggal menyisakan sekitar 1,5 kilometer saja di titik akhir.
Sejak 2019 lalu, Pemkab telah membangun jalan itu secara bertahap. Ketika itu Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran dari APBD senilai Rp 12 miliar untuk ruas Jalan Raya Kandangan. Pada tahun 2020 dilanjutkan untuk ruas Dungus dengan nilai Rp 12 miliar.
Sebetulnya jalan tersebut sudah layak untuk dilakukan peningkatan. Karena selain jalan yang cukup sempit, drainase di jalan itu sudah banyak yang tertutup bangunan.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik, Dhiannita Triastuti mengatakan, untuk ruas Dungus sampai simpang tiga Cerme tahun anggaran 2021 ini memang tidak ada anggarannya. Sehingga pihaknya memastikan tidak ada pembangunan jalan di titik depan Pasar Cerme. “Tapi kami pastikan tahun ini di sana ada pemeliharaan,” ucapnya singkat, Sabtu (10/7/2021).
Terpisah, Sekertaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi menyayangkan Jalan Cerme-Metatu itu tidak dilanjutkan. Padahal tinggal menyisakan 1,5 kilometer saja.
Pihaknya juga mengaku sempat mengecek ke lokasi dan melihat struktur jalan memang sudah harus ditingkatkan, serta dilebarkan. “Di sana titik untuk saluran air sudah tertutup. Apabila pengerjaan nanti tidak mempertimbangkan drainase, akan berdampak pada usia jalan. Soalnya di ruas sebelumnya drainasenya kurang bagus,” ucapnya. (nul)
Editor : Redaksi