Belum Tergarap Maksimal, Potensi Pengembangan Pulau Bawean Harus Dipercepat

klikjatim.com
Perwakilan warga Bawean sedang memberikan majalah pertanian dan kemaritiman kepada Anggota DPRD Gresik, Musa. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pengembangan potensi di Pulau Bawean, yang merupakan pulau terluar Kabupaten Gresik dinilai belum tergarap maksimal. Terbukti masih banyaknya potensi yang sangat minim perhatian dari program pemerintah.

Anggota DPRD Gresik, Musa mengungkapkan, salah satu contoh minimnya perhatian pemerintah adalah sektor pertanian. Bahkan diakui tidak pernah tersentuh program bersifat pengembangan sama sekali.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Kalau toh ada, hanya bantuan alat teknologi pertanian dari pemerintah pusat. Dan sektor pertanian ini yang paling miris, karena tidak tersentuh program khusus pemerintah daerah," ujar anggota dewan dapil Sangkapura dan Tambak ini, Selasa (24/12/2019).

[irp]

Selain pertanian, Pulau Bawean yang digembor-gemborkan sebagai ikon wisata dengan potensi alamnya juga belum terlihat maksimal. Pulau yang disebut 'balinya' Jawa Timur oleh mantan Gubernur Soekarwo itu, dinilai belum mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam memajukan pariwisata lokal.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Dari sektor pariwisata, Pemkab Gresik tidak memiliki program apapun di Bawean yang bertujuan untuk memajukan pariwisata lokal," lanjut Sekretaris Partai Nasdem Gresik tersebut.

Di sektor lain juga demikian. Antara lainnya pendidikan dari segi sarana dan prasarananya (sarpras) secara umum ketinggalan dibandingkan daerah lain. Kemudian sektor kesehatan seperti di RSUD Umar Mas'ud kondisinya sangat memprihatinkan, dengan minimnya tim dokter dan peralatan medis.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Di sektor perikanan dan kelautan malah tidak tersentuh program APBD," imbuhnya.

Selanjutnya, kata Musa, pihaknya akan mengusulkan dan mendesak Pemkab Gresik untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat Bawean. "Harusnya Pemkab Gresik mampu mendesain dan melaksanakan program yang bertujuan untuk percepatan pengembangan Bawean," pungkasnya. (iz/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru