KLIKJATIM.Com | Lamongan — Nampaknya masyarakat Lamongan yang tinggal dekat aliran sungai bengawan Solo harus ekstra waspada. Pasalnya lagi-lagi di bantaran sungai tersebut buaya kembali muncul.
[irp]
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Gressmall Gelar Merdeka Cup 3x3 Basketball 2026 di Giri Elevation Court
Terbaru siang hari ini, Minggu (04/7/2021) warga Desa Parengan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan kembali melihat buaya muncul di pinggir sungai.
Dalam video yang diupload akun IG @berita_lamongan_ sekitar kurang lebih pukul 21.00 WIB, nampak dengan santainya buaya berukuran besar dengan santainya berjemur. Selain itu buaya tersebut nampak membuka mulutnya dan menutupnya kembali.
"Ketok jelas lur mau awan! Iki kiro2 bajul betina opo jantan lur? (Kelihatan jelas tadi siang! Kira-kira buaya bentina apa jantan ya?)," Demikian bunyi caption video tersebut.
Diketahui, Video tersebut merupakan kiriman dari salah satu netizen dengan akun @rizkha_afiyati yang diduga merupakan warga Parengan.
Sebelumnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim memasang spanduk (banner) peringatan di lokasi munculnya buaya di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan yang berisi pengumuman adanya buaya di lokasi tersebut.
Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Yes Buka Sound Festival Kemerdekaan 2026 di Kawasan Gajah Mada
Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) Gresik X Lamongan Agus Ariyanto mengatakan, hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya kontak langsung antara manusia dengan hewan karnivora itu.
"Tujuannya agar masyarakat setempat lebih berhati-hati dalam beraktivitas karena di lokasi ini sering muncul buaya baik berukuran besar maupun kecil," tutur Agus.
Agus mengatakan, biasanya buaya-buaya tersebut muncul pada pukul 10 hingga 11 pagi. Kemunculan buaya di sepanjang sungai Desa Parengan Lamongan tersebut adalah fenomena tahunan. Kenapa buaya tersebut muncul hal itulah yang masih perlu dilakukan pengkajian dengan ahli reptil. Meski sering muncul ke permukaan, namun buaya-buaya tersebut tidak pernah menganggu maupun memangsa hewan peliharaan masyarakat setempat. Bahkan buaya tersebut cenderung lari jika dipergoki oleh warga.
Baca juga: Bakar Sampah, Warung dan Lapak di Babat Lamongan Ludes Dilalap Api
"Buayanya muncul antara pukul 10 hingga 11 pagi dan buaya ini bukan termasuk buaya peliharaan warga yang sengaja dilepas, tapi buaya ini adalah buaya liar karena ketika ketemu dengan manusia dia agresif dan lari," bebernya.
Saat dikonfirmasi, akun pemilik akun IG @rizkha_afiyati membenarkan kemunculan buaya tersebut. Menurutnya kemunculan buaya tersebut terjadi pada pukul 13.30."Suami saya orang parengan mas, tadi kebetulan saya disana pas ada buaya muncul," tuturnya. (rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar