‘Hilangnya’ Anggaran Pemeliharaan dan Perawatan Gedung DPRD Kab. Pasuruan Perlu Ditelusuri

klikjatim.com
Wallpaper dinding di ruang Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan nampak terkelupas. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Dugaan tidak terawatnya gedung DPRD Kabupaten Pasuruan jadi perhatian publik. Bahkan salah satu pengacara asal Surabaya khawatir dengan tidak maksimalnya perawatan ini, justru dimanfaatkan oleh oknum yang coba-coba bermain dengan penggunaan anggaran pemeliharaan dan perawatan gedung wakil rakyat tersebut.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Kita menduga (khawatir) ada dugaan kuat penyelewengan anggaran perawatan dan pemeliharaan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan," kata Sucipto, salah satu pengacara Surabaya kepada klikjatim.com, Kamis (1/7/2021).

Kekhawatiran itu tanpa alasan. Menurutnya, dengan melihat dikeprasnya anggaran perawatan gedung hingga nol persen tersebut dinilai tak wajar. "Lalu, lari kemana anggaran perawatan gedung," ujarnya dengan nada tanya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Nah, dengan kondisi tersebut sehingga muncul dugaan dalam penggunaan anggaran dan pemeliharaan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan ada penyelewengan. Karena itu, Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan bisa menelusuri proses awal penganggarannya.

"Kalau pun anggaran perawatan dikepras untuk penanganan pandemi Covid-19, tentunya ada dasar hukumnya serta penggunaan pengaliannya," lanjutnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Perlu diketahui sebelumnya, Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan mengaku ditelikung oleh sekretariat dan para pimpinan dewan terkait pembahasan penganggaran pemeliharaan dan perawatan gedung. Bahkan, komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini merasa heran karena Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan merupakan mitra kerja komisinya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru