KLIKJATIM.COM | SURABAYA – Paguyuban Artis Seniman (PAS) Surabaya mendatangi kantor DPRD Jatim. Kedatangan para seniman untuk curhat terkait nasib para seniman ludruk dan ketoprak yang menempati Taman Hiburan Rakyat (THR). Sebab, keberadaan mereka mulai diusik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Hal ini seperti yang disampaikan Ketua PAS Jatim Lusiati Fauzhi. Menurut dia, para seniman khawatir diusir Pemkot Surabaya dari THR. Sebab, mereka dinilai tidak berkembang. “Inikan aneh. Seharusnya kalau kami tidak berkembang, Pemkot bisa membantu kami. Membina kami. Bukan malah mengusik kami,” keluhnya.
Baca juga: PT SGN Serahkan Bantuan Mobil Ambulans untuk Puskesmas Mider Lampung Utara Lewat Program TJSL
[irp]
Menurut dia, kondisi para seniman ludruk dan ketoprak di Jatim sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, karena tidak ada bantuan promosi dan pembinaan dari Pemkot, jumlah penonton terus menurun. “Setiap pertunjukan paling yang nonton hanya 10 orang. Sehingga, setiap pemain hanya dapat Rp 10 ribu,” ungkap dia.
Dirinya berharap ada kepedulian dari DPRD Jatim terkait nasib para seniman yang berusaha mempertahankan kesenian asli Jatim ini.
Baca juga: Pemprov Jatim Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran, Dapat Insentif Rp3 Miliar
[irp]
Menanggapi curhatan para seniman, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengaku bakal menyampaikan ini kepada dinas terkait yang ada di bawah naungan Pemprov Jatim. Seharusnya ada perhatian dari pemerintah karena ini bentuk kepedulian terhadap kesenian asli Jatim.
Baca juga: Tingkatkan Produksi, Puluhan Pembudidaya Ikan Lele Ikuti Pembinaan di Dinas Perikanan Sampang
“Kami akan minta ke Dinas Pariwisata Jatim agar UPT milik Dinas Pariwisata bisa melakukan pembinaan terhadap kesenian ludruk dan ketoprak di Jatim,” jelasnya.
Ini baru langkah awal. Ke depan, pihaknya akan mengupayakan agar perda terkait perlindungan seniman ludruk dan ketoprak bisa segera dibuat. “ Ini masih wacana tentang pembuatan perda tersebut. Jika memungkinkan perlu dibuat perda ini,” tutup pria yang menjabat Sekretaris DPD Golkar Jatim ini. (tryk/hen)
Editor : Redaksi