KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Ratusan pemohon SIM di Satpas SIM Polres Tulungagung tersenyum lebar,pasalnya pada Senin (29/06) kemarin, Polres Tulungagung memberikan 200 dosis vaksin Covid-19 kepada pemohon SIM yang bersedia.
[irp]
Baca juga: PJ Bupati Bojonegoro Launching Gerakan Suka Menanam Untuk Melestarikan Lingkungan
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustyan mengatakan, 200 dosis ini disediakan bagi pemohon SIM yang belum mendapatkan vaksin Covid-19, maupun bagi warga masyarakat lainnya yang sedang tidak memohon SIM.
"Sifatnya sukarela,silahkan yang mau mendapatkan vaksin sekaligus saat mengurus proses permohonan SIM nya," ujarnya.
Bayu menjelaskan, pemberian vaksin ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat capaian vaksin, sekaligus sebagai salah satu kegiatan menyambut HUT Bhayangkara ke 75. "Ini wujud dukungan kita kepada penanganan Covid-19 sekaligus menyambut HUT Bhayangkara," jelasnya.
Baca juga: Berkendara Nyaman dan Aman, 65 Armada Honda Care Siap Melayani.
Bayu menyebut, pemohon SIM yang ingin mendapatkan vaksin, cukup menunjukkan foto kopi KTP, kemudian menunggu antrian untuk dipanggil menjalani proses vaksinasi oleh tim dari Dokpol. "Syaratnya berbadan sehat, kemudian menunjukkan fotokopi KTP, sudah itu saja," ucapnya.
Pihaknya mengungkapkan, vaksinasi di Satpas SIM ini dilaksanakan untuk hari Senin kemarin saja, namun selanjutnya jika ada perintah dari pimpinan maka pembukaan gerai vaksin ini akan dilakukan kembali.
"Nanti kita adakan lagi apabila dirasa dibutuhkan dan sesuai dengan petunjuk pimpinan," ungkapnya.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Sosialisasi KKBC Ke Pasar Banjarejo
Sementara itu, Aura salah satu peserta vaksinasi mengapresiasi langkah Polisi memberikan fasilitas vaksin untuk pemohon SIM, terlebih selama ini dirinya harus rela mengantri di beberapa lokasi vaksinasi yang disediakan pemerintah.
"Saya sudah ke mana mana,ke Kodim ada vaksinasi juga terus ke RS Bhayangkara juga tapi sudah penuh, akhirnya diarahkan ke Satpas ini," pungkasnya. (rtn)
Editor : Iman