Gara-gara Uang Rp 100 Ribu, Santri Asal Palembang Dianiaya Teman Sebaya dan Senior Hingga Tewas

klikjatim.com
Anggota Satreskrim Polres Gresik melakukan olah TKP

KLIKJATIM.Com | Ponorogo- Nasib nahas dialami M (15). Pasalnya warga asal Kabupaten OKU Timur, Palembang itu meninggal ditangan senior dan teman sebayanya di asrama salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Ponorogo. 

[irp]

Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Gelorakan Semangat Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran Bangsa

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Ponorogo, IPTU Gestik Ayudha mengatakan awalnya korban dituduh mencuri temannya sebesar Rp 100 ribu. "Korban tidak mengaku, " ujarnya, Kamis (24/6/2021). 

Kemudian, oleh pengasuh ponpes setempat dikumpulkan. Semua santri ditanya apakah ada yang mengambil uang salah satu santri yang hilang. "Waktu dikumpulkan itu korban mengaku bahwa mengambil uang sesama santri, " kata Iptu Gestik. 

Masalah tak selesai sampai disitu. Setelah dikumpulkan, korban kemudian ditarik oleh 4 orang santri lain (3 santri sebaya dan 1 santri senior). "Korban dibawa di lantai atas asrama. 4 orang pelaku kemudian melakukan penganiayaan sehingga korban tidak sadarkan diri, " tambahnya. 

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter

Menurutnya, saat tak sadarkan diri korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah) RSUD) dr Harjono untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban dibawa ke RSUD dr Harjono pada Selasa (23/6/2021) malam.  "Tak bertahan lama. Korban meninggal pada Kamis 24 Juni 2021 dini hari. Dilaporkannya Rabu 23 Juni 2021 pagi, " sambung Iptu Gestik. 

Menurutnya, pelaku penganiayaan ada 4 orang. Mereka semua adalah santri di Ponpes tersebut. 3 orang masih berusia 15 tahun dan 1 orang berusia dewasa 18 tahun."Pelaku sudah kami tahan semuanya. Karena memang mengakuinya. 1 senior dan 3 orang teman sebayanya, " pungkasnya. (rtn)

Baca juga: Momen HUT Ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kolaborasi Bangun Daerah

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru