Gelar Operasi Cipta Kondisi, Polres Malang Angkut 7 Preman Jalanan

klikjatim.com
Sejumah preman yang berhasil diamankan didata di Mapolres Malang

KLIKJATIM.Com | Malang - Sedikitnya 7 orang preman yang kerap beraksi di jalanan terjaring razia yang digelar jajaran Polres Malang,  Senin (14/6).  Mereka terjaring di sejumlah di simpang empat Kepanjen, dalam Operasi Cipta Kondisi preman di Malang sebagai antisipasi tindakan premanisme, pemalakan dan penertiban anjal.

[irp]

Baca juga: Maling Bobol Toko Gasak Playstation di Malang

Operasi premanisme tersebut sebagai tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri. Yakni, pemberantasan premanisme, pemalakan dan penertiban anak jalanan di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 13 personil Polres Malang terjun dalam operasi tersebut. Alhasil, polisi mengamankan 7 orang terduga pelaku premanisme.

Tidak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yaitu sebanyak 76 botol miras oplosan. Saat ini, 7 orang yang terjaring razia masuk di Mapolres Malang untuk pendataan identitas dan proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Gubernur Khofifah Apresiasi BBIB Singosari Malang Telah Berhasil Siapkan Semen Beku Sapi Wagyu dan Belgian Blue

Kasat Sabhara Polres Malang AKP Bambang Sidik membenarkan. Operasi memang terlaksana sebagai tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo untuk antisipasi premanisme di wilayah hukum Polres Malang.

“Operasi kita gelar di Simpang Empat Kecamatan Kepanjen. Kami menjaring 7 orang terduga pelaku premanisme dan anak jalanan beserta barang bukti 76 botol miras oplosan,” kata Bambang di halaman Mapolres Malang.

Baca juga: Dukung Sertifikasi ESG BUMD, Bupati Yes Uji Disertasi Doktor Kabid Bapperida Lamongan di UB

Mantan Kanit Lantas Polsek Singosari itu menerangkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap 7 orang yang terjaring ini. Jika memang terlibat premanisme dan pemalakan, maka polisi akan menerapkan tindakan hukum. “Kami masih lakukan pendataan identitas 7 orang pelaku untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru