KLIKJATIM.com | Tulungagung - Naas dialami oleh Suharyantin (39) yang sedang berboncengan dengan Mukatim (70), keduanya warga kecamatan Tanggunggunung Tulungagung.
[irp]
Setelah sepeda motor yang dikemudikannya terjerat kabel wifi, saat melintas di jalan raya desa Jabon kecamatan Kalidawir,pada Minggu (13/06) pukul 16.00 WIB kemarin.
Baca juga: 357 Kasus Kecelakaan Ditangani Satlantas Polres Tulungagung Hingga April 2026
Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, akibat kejadian ini, Suharyantin mengalami luka pada bagian kaki, tangan dan kepala sedangkan korban Mukatum mengalami luka serius pada bagian kepala.
"Keduanya terjatuh dan mengalami luka, yang parah itu yang dibonceng karena luka pada bagian kepalanya," jelas Trisakti.
Trisakti mengungkapkan, keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, korban Suharyantin diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan sedangkan korban Mukatum masih dirawat intensif karena kondisinya kritis. "Untuk yang dibonceng masih menjalani perawatan intensif," ucapnya.
Trisakti mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, sepeda motor matic yang dikemudikan Suharyantin terguling setelah terjerat kabel wifi yang sedang dipasang oleh dua orang teknisi.
Keduanya adalah Basori (39) dan Sulton (24) warga desa Joho kecamatan Kalidawir Tulungagung.
"Jadi saat masang kabel wifi itu, ada bagian yang dibiarka terjulur di tanah nah saat korban melintas itu ada bagian kabel yang nyangkut, akhirnya terguling motornya," terang Trisakti.
Kini pihaknya masih mendalami kejadian ini, kemudian meminta keterangan kedua orang yang sedang memasang kabel tersebut dan mengamankan barang bukti berupa kabel wifi serta sepeda motor matic korban.
"Teknisinya masih kita mintai keterangan, untuk kabel wifinya sudah kita amankan sebagai barang bukti," pungkasnya. (rtn)
Baca juga: Kejaksaan Negeri Tulungagung Akan Lelang 5.292 Liter Solar Sitaan
Baca juga: Bobol Tembok Minimarket di Tulungagung, Komplotan Pencuri Sikat Barang Senilai Rp 92 Juta
Editor : Iman