KLIKJATIM.Com | Malang - Pelaksana harian (Plh) Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono mengaku bangga dan lega setelah meninjau kondisi Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard, Kota Malang pada Jumat (11/6/2021) kemarin. Pasalnya, rumah sakit lapangan tersebut memiliki layanan penanganan pasien yang baik. Tentunya juga dengan fasilitas yang diberikan.
[irp]
Baca juga: Perkuat Distribusi Energi, Patra Logistik Resmi Kelola Operasional Armada SKID LPG di Jatimbalinus
"Saya lega setelah melihat langsung keadaan di lapangan. Kinerja dokter, perawat juga relawan sudah bagus dan saya mengapresiasi itu," ujar Heru.
Kendati demikian, namun dia tetap mengingatkan agar semua aspek wajib dijaga kestabilannya. Misalkan limbah medis, kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) dan manajemen lapangan harus terus diperhatikan.
"Njenengan juga harus menjaga kesehatan diri. Sebab kita tidak akan bisa berjuang kalau diri sendiri jatuh sakit," tuturnya.
Sementara Kepala BNPB, Ganip Warsito mengingatkan agar RS Lapangan Ijen Boulevard terus memperbaiki layanan. Selain komunikasi efektif, dia juga menitipkan 5 kunci untuk penurunan angka positif Covid-19.
"Pertama, gencarkan vaksin. Kedua, tegakkan prokes. Ketiga, casting dan tracing. Keempat, memastikan kesiapan rumah sakit dalam hal SDM, TT (tempat tidur), maupun obat-obatan. Yang terakhir (kelima), harus ada intervensi pemerintah dari tingkat teratas hingga RT/RW," pesan Ganip.
Sebagai informasi, RS Lapangan Ijen Boulevard Malang diresmikan pada 16 Desember 2020. Itu sesuai Keputusan Gubernur Jatim No.188/585/KPTS/013/2020, tentang Penetapan Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard Malang dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Jatim.
Baca juga: Arumi Dorong Orang Tua Ajak Anak Bermain Permainan Tradisional di Masa Liburan
Sejak 20 Desember 2020 hingga 11 Juni 2021, tercatat total pasien yang ditangani dan terkonfirmasi Covid-19 mencapai 2.135 orang. Lonjakan tertinggi pada Februari dan Maret 2021.
Dari sebagian jumlah tersebut, sebanyak 1.910 pasien dinyatakan sembuh. Sedang pasien meninggal tercatat nihil. Sementara untuk pasien yang mendapatkan rujukan sebanyak 119 orang dan isolasi mandiri sebanyak 40 orang. (nul)
Editor : Redaksi