KLIKJATIM.Com | Gresik - Insiden terjangan ombak di Pantai Indrayanti Yogyakarta, yang menyeret tiga pelajar SMP Muhammadiyah 1 Gresik pada Minggu lalu (8/12/2019) ternyata menyisakan duka di kalangan wali murid. Salah satu orang tua korban, Muhammad Ridho dikabarkan meninggal karena shock.
Guru SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Mukromin Latif saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar duka tersebut.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
[irp]
Namun, dia membantah bahwa kematian orang tua dari pelajar asal Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu karena shock.
"Benar ada yang meninggal mas, tapi bukan karena shock mendenger berita ini," kata Latif, Selasa (10/12/2019).
Baca juga: Jelang Iduladha, Khofifah Sidak Pasar Bojonegoro: Harga Bawang Merah Tembus Rp45 Ribu per Kilogram
Menurutnya, Ibu dari pelajar bernama Ridho meninggal karena memang sakit dan sempat menjalani perawatan di RS Sidoarjo. "Mulai kritis hari Minggu hingga Senin sore meninggal dunia," lanjutnya.
[irp]
Baca juga: Keren! Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Tersisa 0,29 Persen, Jauh di Bawah Rata-Rata Nasional
Kini, orang tua dari Muhammad Ridho tersebut dimakamkan di kampung halamannya Kabupaten Tuban.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pelajar SMP Muhammadiyah 1 Gresik yang sedang melaksanakan study tour berhasil selamat dari terjangan ombak di Pantai Indrayanti, Yogyakarta, Minggu (8/12/2019). Ketiganya adalah Taufiqur Rahman (14), Muhammad Ridho (14), dan Riki Abdillah (14). (iz/nul)
Editor : Redaksi