Klaster Keluarga Dominasi Penularan Covid-19 di Bangkalan

klikjatim.com
Tim Satgas Prokes terus memperbanyak tracing dan pemeriksaan swab antigen bagi warga Bangkalan yang akan melintas ke Surabaya sebagai upaya pencegahan

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan disebut sebagai dampak adanya libur panjang Idul Fitri beberapa waktu lalu.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jatim dr Makhyan Jibril mengatakan, penularan Covid-19 di Bangkalan sendiri didominasi oleh klaster keluarga.

Dijelaskan, bahwa saat ini seluruh upaya penanganan sudah dilakukan, misalnya seperti testing dan tracing. Segala perkembangan juga akan terus dipantau secara intens.

Bahkan, kemungkinannya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga akan turun langsung, namun masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Sejauh ini masih dari provinsi dan kabupaten yang turun langsung, dengan instansi vertikal masih dalam koordinasi," ungkap Jibril kepada klikjatim.com, Minggu (6/6/2021).

Seperti diketahui, RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Bangkalan lockdown. Hal itu karena 18 pegawai-nakesnya positif Covid-19 bahkan ada yang meninggal.

Sementara itu, dari data kasus kumulatif Covid-19 di Bangkalan, tercatat ada sebanyak 1.754 kasus. 1.520 dinyatakan sembuh, 178 meninggal dunia dan sebanyak 56 pasien masih dirawat.  (rtn)

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Baca juga: Harga Garam di Sampang Anjlok Hingga Rp30 Ribu per Karung, Petani Menjerit

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru