Ibu Bayi Hidrosefalus Gugat Cerai Suami Yang Kabur

klikjatim.com
Khusnul, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya saat menjenguk Pandhu (Niam Kurniawan/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dinilai mangkir dari tanggung jawab sebagai suami dan ayah, Muhammad Abdul Aziz segera digugat cerai istrinya, Dina Octavia (21). Masalah keluarga pasangan paruh baya ini berawal dari kelahiran Pandhu, bayi yang mengidap penyakit Hidrosefalus. Usai lahir, sang ayah diduga melarikan diri dan tidak mau mengurus lagi.

[irp]

Keputusan untuk gugat cerai suami disampaikan Dina kepada Klikjatim.com saat ditemui di Rusunawa Gunungsari, Sawunggaling Kecamatan Wonokromo. Dina mengaku sudah tidak tahan dengan perlakuan suaminya yang tiba-tiba pergi saat benar-benar dibutuhkan. "Senin saya ke pengadilan mengurus cerai," tuturnya.

Dina mengatakan, keputusannya untuk menggugat cerai sang suami dinilai menjadi keputusan terbaik. Lantaran perilaku sang suami yang di anggapnya lalai, terlebih atas sikapnya yang tidak mau menerima kelahiran putra pertamanya Muhammad Pandhu Firmansyah yang menderita sakit Hidrosefalus (penyakit kepala membesar).

Dina mengaku sangat kecewa atas sikap suaminya itu. Terlebih saat operasi pertama Pandhu tidak ada sama sekali perhatian dari suami. "Dia malah jalan sama teman-temannya. Tidak ada simpati sama sekali. Sangat menyepelekan," gerutunya.

Sampai saat ini, Dina mengaku masih akan fokus untuk merawat Pandhu sampai kondisinya dapat membaik. Dikabarkan Januari tahun depan Pandhu akan menjalani operasi keduanya di RSUD Dr. Soetomo. "Januari mau operasi lagi. Kaki itu dua-duanya. Kalo tangannya yang kanan," tandasnya.

[irp]

Seperti kita ketahui bersama, Muhammad Pandhu Firmansyah (5 bulan) dikabarkan menderita facial cleft tessier hydrocephalus myelomeningocele. Yaitu penyakit kerusakan pada bagian wajah. Kasus ini sempat viral karena sangat memprihatinkan dan kemudian mendapat perhatian banyak pihak. (nk/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru