Berkontribusi Dalam Konservasi Mangrove, PGN Saka Terima Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
External and Government Relation PGN Saka Subali menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup

KLIKJATIM.Com | Gresik — Saka Pangkah Limited (PGN Saka) memperoleh penghargaan berupa apresiasi dari Direktur Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kepeduliannya dalam konservasi mangrove di Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik sejak 2014.

[irp]

Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf

External and Government Relation PGN Saka Subali mengatakan, komitmen PGN Saka dalam aktivitas usaha berwawasan lingkungan tak perlu diragukan lagi, pasalnya   pihaknya selalu berupa menerapkan integrasi ekonomi, ekologi dan sosial budaya dalam kegiatan usahanya.

"Jadi tidak hanya profit oriented, namun kita punya kesadaran penuh dan bertanggungjawab atas keberlanjutan lingkungan hidup," tuturnya ditengah acara peringatan World Wetlands Day, Kamis (03/06/2021).

Sebagai industri hulu migas, PGN Saka memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat, selain tanggung jawab lingkungan. Karena itu selain berkontribusi dalam konservasi mangrove, PGN Saka menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat setempat.

"Bagaimana kami ajak masyarakat membudidayakan potensi setempat, seperti pemanfaatan buah mangrove diolah jadi sirup, pengolahan berbagai jenis ikan, kerupuk dan lain sebagainya," ungkap Subali.

[caption id="attachment_66862" align="alignnone" width="300"] Tanaman mangrove binaan PGN Saka di Kecamatan Ujung Pangkah mendapat apresiasi Kementerian LHK[/caption]

Sementara itu Dirjend KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup Ir Wiratno menyebut, Konservasi lingkungan hidup adalah hal yang niscaya dan mendesak dilakukan. Karena menurutnya menyangkut keberlanjutan kehidupan generasi yang akan datang.

"Kita pandang sebagai titipan anak cucu, bukan warisan kita. Sehingga kalau sebagai titipan anak cucu, maka kita akan serius menguri-urinya (merawatnya)," urainya.

Sejak 2014, PGN Saka bersama beberapa pihak lain melakukan pemulihan dan perluasan mangrove di Kecamatan Ujungpangkah. Gugusan mangrove di desa Pangkah Wetan, Pangkahkulon, dan banyuurip sendiri saat ini telah ditetapkan oleh Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) oleh Pemprov Jatim. 

SK KEE sendiri diserahkan oleh Pemprov Jatim oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa melalui asisten III Pemprov Jatim Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno. (ris)

Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'

Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru